6 Calon Emiten yang akan Mencoba Peruntungan di Bursa (5)

20 April 2018 11:10

Mayapada Properti mentargetkan IPO pada Kuartal III 2018. Perusahaan dengan lini bisnis di sektor properti lain yang sedang mengantre masuk bursa di antaranya adalah PT Mayapada Properti Indonesia. Mayapada Properti Indonesia yang terafiliasi dengan Grup Mayapada berencana melepas saham perdananya ke publik pada September mendatang dengan berbasis laporan keuangan kuartal I-2018. Mayapada Properti nantinya ditargetkan dapat memperoleh dana segar di atas Rp1 triliun.

Sebelumnya, rencana IPO ini sempat mengemuka pada dua tahun silam. Kala itu, Grup Mayapada menyebut bakal melepas 17,6% saham. Namun, rencana itu harus tertunda karena masih memilah aset yang akan masuk dalam Mayapada Properti. Portofolio Mayapada Properti meliputi bisnis apartemen dan hunian terintegrasi di kawasan Cipulir Jakarta, Solo Baru, Maja Tangerang dan Makassar. Semuanya itu merupakan proyek residensial untuk segmen menengah-atas. Luas lahan dari keempat proyek properti tersebut berkisar 1.017 hektare (ha), terdiri dari 1.000 ha di Maja, 5 ha di Cipulir, 7 ha di Solo Baru dan 5 ha di Makassar.

Pada 2016 lalu, Grup Mayapada sempat merevitalisasi proyek lama mereka, diantaranya menyulap gedung perkantoran di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta menjadi hotel Four Points yang merangkum sebanyak 160 kamar. Sementara, sebagai operator, Mayapada menyerahkan operasional hotel bintang 4 tersebut ke tangan Grup Sheraton Hotel. Selain Hotel Four Points, Grup Mayapada juga mengoperasikan gedung perkantoran Mayapada Tower di Jakarta. MPI RIZ
(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia