Apartemen Jabodetabek Masih di Dominasi Kelas Menengah. 5.425 Unit Apartemen akan Diserahterimakan Sampai Awal 2020

10 August 2018 13:24

Pada semester pertama 2018, ada 7 proyek apartemen yang sudah memasuki pembangunan tahap akhir dan telah melakukan topping off sebagai tanda selesainya pembangunan struktur. Rencananya sebanyak 5.425 unit apartemen akan diserahterimakan sampai awal 2020.

Hunian vertikal alias apartemen tumbuh subur bak cendawan di musim hujan. Para pengembang berlomba-lomba membangun apartemen di setiap sudut wilayah Jabodetabek.

Pertumbuhan jumlah penduduk yang mendorong permintaan tempat tinggal, menjadi salah satu pemicu moncernya bisnis hunian jangkung. Selain itu, pertumbuhan ekonomi kawasan Jabodetabek dinilai relatif lebih baik dibandingkan kawasan lain.

Pasar hunian vertikal kelas menengah menjadi pasar hunian paling diminati sepanjang semester pertama 2018. Head of Advisory Jones Lang Lasalle (JLL), Vivin Harsanto mengatakan pasar apartemen kelas menengah merupakan kelas yang paling gemuk sehingga investor asing pun mulai melirik pasar ini. “Memang sebelumnya ada kecenderungan investor asing masuk ke Indonesia di segmen luxury, sekarang banyak bermain pada segmen menengah karena pasarnya paling gemuk, agar mendapatkan return yang paling baik,” ujar Vivin.

Vivin mengatakan, pasokan apartamen yang masuk pada kuartal kedua 2018 banyak berasal dari pasar apartemen dengan segmentasi harga Rp300 juta hingga Rp600 juta per unit, dengan jumlah proyek yang diusulkan mencapai lebih dari 30.000 unit pada segmen ini.

Head of Research Jones Lang Lasalle (JLL), James Taylor juga mengatakan penjualan apartemen kuartal kedua 2018 ditopang oleh pasar kelas menengah dan menengah ke bawah dengan ukuran unit yang lebih kecil. “Konsumen saat ini memang cenderung mencari kondominium yang ukurannya kecil dengan harga terjangkau dan yang tersambung dengan MRT atau LRT,” papar James.

Pada kuartal kedua 2018, katanya, aktivitas, baik penjualan maupun peluncuran, lebih sepi dibandingkan dengan kuartal pertama 2018, terbukti dengan hanya terdapat satu peluncuran kondominium Cleon Park garapan Modernland di township Jakarta Garden City. “Meski demikian, ketertarikan dari calon pembeli dan calon investor tetap stabil,” kata James.

Dari catatan Majalah Properti Indonesia, pada semester pertama 2018, setidaknya ada 7 proyek di wilayah Jabodetabek yang sudah memasuki pembangunan tahap akhir dan telah melakukan kegiatan pemasangan atau penutupan atap bangunan (topping off) sebagai tanda selesainya pembangunan struktur. Sebagian besar apartemen tersebut diluncurkan pada tahun 2016-2017.

Apartemen yang merangkum 5.425 unit ini rencananya akan mulai diserahterimakan pada akhir 2018 sampai awal 2020 mendatang. Saat topping off, penjualan apartemen rata-rata sudah di atas 50%. Kini ke-7 apartemen tersebut sedang dalam proses penyelesaian akhir atau finishing. Pekerjaan penutupan selubung bangunan, infrastruktur mechanical, electrical dan plumbing akan menjadi tahapan selanjutnya pasca topping off.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia