Arsitektur: Suasana Hangat di Balik Aplikasi Rumah Kayu

09 May 2019 14:58

Rumah kayu tidak asing bagi arsitektur hunian tradisional maupun modern. Karena asal muasal hunian di Indonesia sendiri bermula dari rumah kayu. Tak heran, hunian yang mengaplikasi material kayu cukup banyak diterapkan di berbagai daerah baik sebagai rumah tinggal maupun sebagai rumah adat.

Sebut saja seperti rumah Minahasa, rumah Bali, rumah Manado dll. Rumah rumah tersebut merupakan bagian dari kasanah budaya dan arsitektur asli Indonesia. Tidak jarang rumah rumah kayu tersebut tujuannya untuk dinikmati oleh wisatawan Nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Menurut Arsitek Ir. Heru Wicaksono, “Rumah kayu selalu memiliki kesan yang unik dan karakter yang elegan dibandingkan rumah dengan bahan lainnya. Dengan teknik dan desain yang tepat, rumah kayu juga bisa terlihat modern, minimalis, hingga bergaya urban yang cocok dengan kehidupan masyarakat jaman sekarang. Karena bahan kayu yang elegan dan berkualitas, tidak pelak rumah kayu selalu memancarkan gaya hangat, alami dan nyaman sepanjang waktu.”

Rumah kayu telah berevolusi dalam berbagai gaya yang sangat menarik dan juga tidak kalah memberikan kenyamanan untuk penghuninya. Kelebihan rumah kayu, salah satunya menghadirkan keindahan tekstur dari masing-masing jenis material kayu. Selain itu, kayu dapat memberikan suasana hangat, dan material ini juga sangat kuat.

Keberadaan rumah kayu tentunya ini tidak terlepas dari citarasa dan preferensi personal dari setiap pemilik rumah. Banyak individu yang ingin kediamannya terlihat lebih unik dan menonjol dibandingkan dengan jajaran rumah tembok bata di lingkungannya. Ada pula yang menganggap konsep rumah kayu adalah hunian paling ideal dalam mendapatkan kenyamanan di tengah kota yang penuh dengan hiruk pikuk.

Tidak dapat dipungkiri lagi kalau rumah kayu sangat ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bangunan lain yang bersifat non-alami. Selain itu, struktur kayu juga secara aktif membantu penyerapan dan penyimpanan dari karbon dioksida yang ada di lingkungan sekitar rumah kayu tersebut.

Rumah kayu menjadi sangat menarik, unik dan berkarakter jika dibangun dengan material kayu berkualitas dan desain yang tepat. Umumnya, rumah kayu di Indonesia banyak dibangun jauh dari perkotaan untuk memberikan kesan sederhana dan alami.

Rumah kayu juga sering di buat dengan sistem panggung. Bisa di area gunung, maupun diarea pantai, bahkan ada yang floating di atas laut.

Demikian juga diluar negeri, rumah kayu kebanyakan didirikan di pedesaan dengan nuansa yang alami. Rumah rumah tersebut biasanya di desain seoptimal mungkin karena memang rumah tersebut untuk ditinggali dengan keluarga besarnya. Tidaklah mengherankan rumah rumah tersebut dibuat sebesar mungkin dan didesain secara modern dan nyaman. Ditambah lagi cuaca dingin yang mendukung. Sehingga rumah ini sangat cocok untuk udara seperti itu.

Menghuni rumah kayu, tidak semudah kita tinggal di rumah beton. Di rumah kayu kita harus berhati hati. Contohnya saja, pemilik harus menghindari gesekan langsung benda benda tajam dengan permukaan kayu.Ketika memindahkan perabot besar seperti kursi atau meja, dipindahkan dengan cara diangkat, bukan digeser.

Merawat rumah kayu juga sangat penting untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan bahan kayu membutuhkan perhatian lebih. Bila tidak dirawat, rumah akan cepat lapuk dan keropos karena digerogoti rayap.

Rumah yang memiliki elemen maupun perabotan berbahan kayu dianjurkan untuk melakukan coating ulang secara rutin, setidaknya tiap 6 bulan sekali. Terutama untuk elemen eksterior dari rumah yang langsung bersentuhan dengan efek cuaca. Angin, hujan dan sinar matahari merupakan musuh utama bagi elemen rumah dan furniture berbahan kayu. Pilihlah coating yang sesuai dengan fungsinya.

Semua pasti tahu betapa rawannya kayu terhadap rayap. Apalagi bila kayu yang Anda pilih untuk membangun rumah tidak cukup berkualitas atau tidak dirawat intensif supaya bersifat anti rayap sebelum digunakan. Anda harus melakukan pengecekan secara rutin di tempat-tempat rawan rayap, terutama di sudut-sudut rumah.

Debu-debu yang menempel pada kayu harus di bersihkan setiap hari. Pembersihan dapat dilakukan dengan air pel dan kemudian harus langsung dikeringkan. Sedangkan, pencucian dinding kayu dapat dilakukan dengan jangka waktu yang tergantung pada tingkat kebersihan udara di sekelilingnya. Jika rumah Anda berada di daerah yang banyak debu dan polusi, anda dapat membersihkannya dengan menggunakan lap basah sesekali, agar debu tidak menempel dan merusak kayu.

Pencucian basah hanya boleh dilakukan sesekali.

Karena bila terlalu sering dilakukan, dapat menyebabkan cat pudar dan terkelupas, juga memungkinkan kayu menyerap kelembaban yang akan sangat mempengaruhi umur kayu Anda. Perlu diingat, ketika anda membersihkan dinding rumah, lakukan pembersihan dari atas ke bawah supaya air tidak mengotori area yang sudah dibersihkan.

Ada beberapa ketentuan yang perlu diketahui membangun rumah kayu. Ketentuan itu harus diperhatikan dengan benar supaya rumah kayu yang ditinggali akan kuat dan nyaman untuk ditempati. Jangan mendirikan rumah kayu di tepi laut maupun pantai. Hal ini disebabkan didalam air laut memiliki kandungan yang dapat dengan mudah merusak bahan kayu.

Kayu adalah material bahan yang mampu menyerap uap air dan memiliki kadar kelembaban yang berubah sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu bahan kayu bisa saja menciut atau berkembang tergantung dari suhu ekstrim di dalam ruangan. Jika cuaca terlalu panas ataupun lembab, maka tidak jarang struktur dari beberapa bahan kayu akan berubah dari bentuk awalnya.

Rumah kayu ini cocok dibangun di daerah yang berudara sejuk atau dingin, karena bahan kayu mampu berfungsi sebagai penahan panas. Rumah kayu biasanya lebih mengedepankan nilai artistik, klasik dan alami. Saat ini rumah kayu di buat untuk tempat peristirahatan dan rekreasi semacam vila dan cottages.

Kelemahan pada rumah kayu antara lain adalah cuaca panas, bahan kimia, dan beresiko terhadap kebakaran. Karena kayu sendiri adalah jenis bahan yang mudah terbakar. Oleh sebab itu saat melakukan desain awal, hendaknya dapur menjadi unsur penting untuk diperhatikan. Pemilik rumah juga harus benar-benar tahu macam-macam kayu yang digunakan untuk membangun rumahnya, termasuk kelebihan dan kekurangan kayu yang digunakan.

Selain itu, biaya untuk membuat rumah kayu ini tidaklah sedikit, mengingat semakin hari kayu juga semakin berkurang. Dan juga dalam mendesain nyapun tidaklah mudah, dibandingkan dengan rumah beton.

Rumah kayu memang memiliki keunggulan dan kelemahan. Namun, dengan penanganan yang tepat serta penggabungan dengan bahan rumah lainnya, juga dengan furniture yang tepat, tidak jarang rumah kayu bisa dijadikan hunian ideal bagi pemiliknya.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia