Bisnis Simbiosis E-Commerce dan Pergudangan. Cerahnya Prospek Pergudangan Tidak Terlepas dari Sedang Berkembangnya Bisnis Online di Indonesia

01 February 2018 13:26

Bisnis E-commerce yang berkembang pesat membutuhkan pergudangan untuk mendukung bisnis mereka. Para pengembang kini banyak membangun jenis properti pergudangan baik untuk disewakan maupun untuk diperjualbelikan. Hal itu lantaran permintaan akan pergudangan terus meningkat. Cerahnya prospek pergudangan tidak terlepas dari sedang berkembangnya bisnis online di Indonesia (E-commerce). Hal itu turut memengaruhi dikarenakan banyak pelaku bisnis online yang mencari gudang untuk penampungan barang jualannya.

Pertengahan tahun 2017 lalu situs belanja online Lazada telah memindahkan gudang penyimpanan barang mereka ke lokasi baru yang lebih besar di kawasan Cimanggis, Depok. 4th Generation Lazada Warehouse tersebut memiliki luas 30.000 m2 dengan kapasitas tiga kali lebih besar dari warehouse Lazada yang sebelumnya.

Co-CEO Lazada Indonesia, Florian Holm mengatakan sebagai pionir e-commerce marketplace yang memiliki manajemen logistik dan warehouse terbesar di Indonesia, Lazada akan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan memperbaharui teknologi dari warehouse mereka. “Pembangunan 4th Generation Lazada Warehouse ini merupakan salah satu prioritas kami untuk mengimbangi perkembangan kebutuhan pasar belanja online di Indonesia dan memberikan yang terbaik bagi konsumen kami,” kata Florian Holm.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia