Ciputra Urutan ke 9 dari 11 Orang Kaya di Bisnis Properti Versi MPI

13 February 2018 15:58

Ciputra, adalah orang kaya di urutan ke 9 dari 11 orang kaya di bisnis properti di Indonesia dengan Total Kekayaan Rp19,4 triliun. Majalah Properti Indonesia (MPI) mengulasnya di edisi Februari 2018. Konglomerasi pria yang lahir di Parigi, Sulawesi tengah, pada tanggal 24 Agustus 1931, berhasil mengembangkan bisnis Hingga ke 33 Kota.

Dia merupakan anak ketiga dari latar belakang keluarga biasa dengan keuangan yang tidak begitu baik. Di usia 12 tahun, dia kehilangan ayahnya yang dimasukkan ke penjara karena diisukan sebagai mata-mata. Pengalaman buruk yang dideritanya memotivasi Ciputra untuk belajar ke Pulau Jawa dengan tujuan mengejar masa depan dan kehidupan yang lebih baik.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengahnya di Sulawesi, Ciputra belajar di Institut Teknologi Bandung, mengambil jurusan arsitektur. Walaupun dari segi usia sudah terlambat, Ciputra tidak merasa mustahil untuk mencapai cita-citanya. Pendidikan yang diperolehnya merupakan kombinasi dari yang formal dan informal. Dia memiliki ide mengenai cara memperoleh pendidikan fungsional, yaitu dengan mengembangkan semangat dan kreativitas individu.

Ketika masih berstatus mahasiswa, Ciputra memulai bisnis di ITB bersama dengan Ismail Sofyan dan Budi Brasali dengan meluncurkan PT Daya Cipta. Mereka memperoleh reputasi yang baik dalam melakukan beberapa proyek. Setelah lulus kuliah, mereka pun hijrah ke Jakarta dan membangun karirnya dengan sukses.

Ciputra menjadi seorang entrepreneur sukses dan professional yang menghimpun kekuatan bisnis raksasa dibawah bendera Grup Jaya yang didirikannya pada tahun 1961. Dengan modal awal kala itu hanya 10 Juta Rupiah, Ciputra terus mengembangkan jaringan perusahaannya hingga berjumlah 5 buah yaitu Grup Metropolitan, Grup Pondok Indah, Grup Bumi Serpong damai, Grup Ciputra dan Grup Jaya. Jumlah anak perusahaan dibawah grup tersebut bahkan sudah mencapai lebih dari seratus. Ciputra memiliki saham dari kelima grup ini.

Grup Jaya merupakan perusahaan paling pertama. Ciputra sendiri lebih identik dengan Grup ini karena sejak perusahaan tersebut berdiri pada tahun 1961, Cipura duduk dalam jajaran direksi selama 35 tahun.

Tiga tahun pertama menjadi Direktur, 32 tahun sebagai direktur utama hingga mengundurkan diri pada tahun 1996 menjadi komisaris aktif.

Grup Ciputra adalah kelompok usaha yang berawal dari PT Citra Habitat Indonesia yang pada awal 1990 namanya diubah menjadi Ciputra Development. Ciputra menjadi dirutnya dan keenam jajaran direksinya diisi oleh anak serta menantunya. Grup ini go public di pasar modal pada Maret 1994.

Ciputra pantas dijuluki “Bapak Properti Indonesia” oleh karena gagasan dan karya-karyanya yang tetap sukses dan memiliki nama besar hingga saat ini seperti perumahan di Pondok Indah, perumahan di Bintaro Jaya, Taman Impian Jaya Ancol dan BSD. Grup ini mempunyai kemampuan

“deliver as promised” sebagai komitmen pada proyek- proyek mereka. Dengan nama besar dan reputasi Ciputra, group ini sukses memperluas keberadaan mereka di hampir seluruh nusantara khususnya di Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Di daerah-daerah tersebut, Ciputra mengembangkan perumahan landed dalam skala besar dan membidik berbagai segmen pasar serta merambah pasar hingga ke negara Vietnam dan Cina.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia