Daya Tarik Fasilitas Pendidikan di Kawasan Perumahan

17 October 2018 15:37

Tren membangun fasilitas pendidikan di kawasan perumahan merupakan salah satu tema bahasan majalah properti Indonesia edisi Oktober 2018. Hal ini tentu dalam upaya menangkap peluang besarnya kebutuhan para mahasiswa baru akan tempat tinggal di dalam kawasan perumahan

Selain sebagai tempat menimba ilmu, kampus masih merupakan salah satu magnet paling prospektif untuk menarik calon konsumen properti, khususnya pasar hunian. Keberadaan mahasiswa baru yang terus mengalami peningkatan dan membutuhkan tempat tinggal adalah peluang yang cukup menjanjikan. Banyak pengembang menambah fasilitas pendidikan mulai dari sekolah hingga perguran tinggi ternama sebagai gimmick-nya.

Trans Park Juanda, Bekasi, Jawa Barat misalnya, adalah salah satu hunian jangkung yang mengintegrasikan proyeknya dengan fasilitas pendidikan setara universitas. Properti milik Trans Corp Group ini menggandeng LSPR guna menarik calon penghuni dari kalangan end user, investor dan tenan Trans Park Juanda. Founder & Director LSPR Jakarta Prita Kemal Gani mengatakan, kerja sama ini menunjukkan bahwa LSPR terus maju dan mengembangkan diri dalam persaingan ketat guna menarik perhatian mahasiswa dan konsumen calon penghuni Trans Park Juanda.

Gedung kampus LSPR Trans Park sendiri merupakan kampus keempat setelah kampus Intiland Tower, Sudirman Park dan Kampus Bali-Renon. Kampus yang berada di di Jalan Ir. Haji Juanda No.180, Duren Jaya, Bekasi Timur ini dalam proses fisnihing. Memiliki 12 lantai dan didalamnya terdapat 33 ruang kelas yang akan digunakan dalam tiga shift (pagi, siang, sore). Berbagai macam jurusan ditawarkan mulai dari Performing Arts of Communication, Digital Media Communication, Entrepreneurship, Hospitality Management & MICE, hingga Mass Communication. Gedung kampus LSPR dibangun oleh developer Trans Property yang merupakan bagian dari CT Corp.

Ciputra Group termasuk salah satu pengembang yang sadar akan daya tarik kawasan hunian yang terintegrasi dengan kampus. Sukses membangun Universitas Ciputra dalam kawasan Ciputra Wold Surabaya, kali ini Ciputra Group juga akan membangun Universitas Ciputra di Makassar. Selain membangun kampus, juga akan dibangun tower apartemen untuk mahasiswa.

Direktur Senior Ciputra Group Nanik J. Santoso mengatakan, pembangunan Universitas Ciputra di Makassar membuat permintaan hunian dan apartemen meningkat. “Kita bangun satu tower dulu. Launching tahun depan di Losari karena kita ada kampus Universitas Ciputra, kita jual untuk mahasiswa,” terang Nanik.

Keberadaan kampus yang terintegrasi di kawasan CitraLand City Makassar katanya juga menarik investor untuk berinvestasi dengan motif disewakan kembali kepada mahasiwa. Nanik menyebut konsep ini mengadaptasi apartemen mahasiswa di Surabaya bagi mahasiswa yang bersekolah di Universitas Ciputra, Surabaya.

Sentimen Positif

Ciputra Residence, Perumahan Citra Raya juga menghadirkan fasilitas pendidikan tinggi yaitu Universitas Esa Unggul. Kerja sama berupa pendirian Kampus Citra II berada di kawasan perumahan berkonsep kota terpadu Citra Raya yang terletak di sebelah barat Jakarta.

Presiden Direktur PT Ciputra Residence Budiarsa Sastrawinata mengatakan kerja sama dengan Universitas Esa Unggul ini sekaligus memenuhi komitmen Ciputra Residence untuk memberikan fasilitas lengkap di perumahan Citra Raya yang baru saja dikembangkannya, termasuk dalam bidang pendidikan.

“Kerja sama ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk terus menambah fasilitas di Citra Raya. Fasilitas ini menjadikan Citra Raya sebagai tempat terbaik untuk tinggal, berbisnis, dan berinvestasi di Barat Jakarta,” ungkap Budiarsa.

Budiarsa meyakini penambahan fasilitas bidang pendidikan di Citra Raya akan memberikan sentimen positif terhadap penjualan hunian. Namun, secara kuantitas, Budiarsa belum mampu menafsir berapa persen kontribusinya.

“Secara kualitas, sarana pendidikan tentu menjadi dasar bagi masyarakat dalam memilih hunian. Sekolah dan lingkungan yang baik akan menarik minat untuk memilih hunian di lingkungan tersebut,” imbuh Budiarsa. Setidaknya minat masyarakat yang dalam hal ini diwakili oleh mahasiswa Universitas Esa Unggul tentu akan menjadi sasaran pembelian hunian di Citra Raya bila aktivitas di Kampus Citra II telah berjalan.

Selain menawarkan properti berbentuk rumah tapak, Ciputra Residence yakin hunian dalam bentuk apartemen akan meningkat penjualannya. Pasalnya, Citra Raya juga memiliki apartemen dengan tipe studio yang cocok untuk hunian mahasiswa. Kawasan perumahan Citra Raya memiliki luas 2.760 hektare dengan lebih dari 24.500 unit rumah dan memiliki populasi lebih dari 65 ribu jiwa.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia