Diversifikasi Berbuah Ekspansi

04 April 2016 14:47

Tak sekadar membangun proyek, pemilihan lokasi dan konsep proyek menjadi pertimbangan khusus para perusahaan yang mendiversifi kasikan usahanya di industri Nilai investasi yang digelontorkan pun tidak sedikit, hingga triliunan rupiah. MELIHAT peluang, itulah sejatinya yang mendasari banyak perusahaan non properti melakukan diversifikasi usahanya sebagai developer. Para pengembang pendatang baru ini umumnya berangkat dari berbagai jenis usaha, mulai dari jasa konstruksi, otomotif, ritel, hingga operator bandara. Bahkan, tak sedikit yang bertolak dari usaha pertambangan.

Ada yang berasal dari swasta, ada juga yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hingga kini, sedikitnya ada tujuh BUMN dan anak usaha BUMN yang tercatat serius menggarap bisnis properti, khususnya di sektor perhotelan dengan investasi lebih dari Rp 2 triliun. Bisnis tersebut ada yang memasuki tahap rencana dan sebagian mulai direalisasikan.

Mayoritas dari mereka bermain di segmen hotel budget yang memanfaatkan lahan tidak produktif untuk menciptakan pendapatan berkesinambungan (recurringĀ  income) bagi perseroan. Beberapa BUMN tersebut, antara lain, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, PT Pegadaian, PT RNI, Angkasa Pura serta PT KAI. (Selengkapnya di MPI edisi April 2016)