Gandeng Propan Raya, REI Tingkatkan Kompetensi Tukang Melalui Pelatihan Kerjasama

06 December 2018 08:50

Bali, Mpi-upadate. Selain kuantitas, peningkatan mutu dan pelayanan produk properti yang dikembangkan para developer tak luput dari perhatian Dewan Pengurus Pusat Real Estate Indonesia (DPP REI) dalam mendukung realisasi program Sejuta Rumah yang dicanangkan Pemerintah, khususnya bagi perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Salah satu bentuk perhatian tersebut adalah dengan menggelar berbagai pelatihan bersama, guna meningkatkan mutu dan standar kompetensi developer, khususnya para pekerja di lapangan. Hal ini penting dilakukan, agar produk yang dikembangkan memberikan hasil yang lebih maksimal dan efisien.

Teranyar, upaya peningkatan keterampilan tersebut dengan menggelar pelatihan (training) di bidang pengecatan dan menggandeng produsen cat, PT Propan Raya. Rencana kerjasama pelatihan tersebut diawali dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara DPP REI yang diwakili Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata dan PT Propan Raya yang diwakili oleh CEO PT Propan Raya Kris Rianto Adidarma dan didampingi Direktur PT Propan Raya, Yuwono Imanto. Acara penandatanganan ini berlangsung disela-sela agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI 2018, di Westin Hotel Nusa Dua Bali, Rabu, (15/12/18).

“Kami sangat berterima kasih kepada PT Propan Raya, karena dengan adanya kerjasama ini diharapkan akan membuat kualitas rumah MBR lebih baik lagi serta tukang jadi memiliki keahlian yang benar dan tepat. Apalagi, pelatihan ini sifatnya gratis dari PT Propan Raya, sehingga menjadi sangat luar biasa,” ujar Soelaeman. Selain pelatihan standar kompetensi, kerjasama yang dilakukan kedua pihak termasuk technical support dalam pengerjaan pengecetan dan potongan harga bagi anggota REI.

Bagi Propan, program kerjasama pelatihan dalam hal peningkatan mutu bagi para pekerja bangunan telah sejak lama dilakukan. Para peserta umumnya ditujukan kepada para tukang di bawah kontraktor, developer, arsitek maupun tukang mandiri. Salah satunya, kerjasama antara PT Propan Raya dengan Pemprov DKI Jakarta melalui program pengecatan bagi para Pekerja Harian Lepas (PHL).

“Program pelatihan pengecatan bagi para PHL ini telah dilakukan sejak tahun 2016, serta telah dilakukan sebanyak 7 kali di 7 tempat titik berbeda di Jakarta. Sama dengan program PHL, kami berharap dengan adanya pelatihan tukang di bawah kepengurusan REI akan membuat para tukang menjadi lebih ahli dan menaikkan taraf hidup mereka. Karena semakin ahli, maka semakin besar penghasilan yang akan mereka peroleh,” ucap Direktur PT Propan Raya Yuwono Imanto.

Selain penandatanganan MoU, dalam Rakernas REI 2018 yang dihelat selama dua hari (4-5 Desember 2018) tersebut, PT Propan Raya juga turut memamerkan berbagai macam produk cat, termasuk Cemento C-7 yang merupakan inovasi terbaru demi mendukung terwujudnya rumah MBR dengan harga yang terjangkau serta berkualitas.

Cemento C-7 adalah cement paint yang dapat langsung diaplikasikan di atas beton atau plesteran yang masih lembap (kelembapan <16%) dimana alkali pada dinding masih sangat tinggi. Hal ini tidak dapat dilakukan oleh cat biasa, karena akan membuat dinding yang sudah dicat jadi bermasalah, seperti bercak-bercak putih, cat menggelembung, dinding ompol, dan masih banyak lagi.

“Yang menarik, inovasi cat yang dikembangkan PT Propan Raya ini bersifat waterproofing, sehingga tak hanya memberi keindahan pada bangunan tetapi sekaligus dapat memberikan perlindungan,” ucap CEO PT Propan Raya Kris Rianto Adidarma. Keunggulan lainnya adalah cat ini memiliki alkali resisten (tidak perlu alkali sealer), lotus effect sehingga water repellent, bisa menghemat waktu pengerjaan karena dapat diaplikasi pada beton atau plesteran yang masih lembap, serta ramah lingkungan. “Semoga, kerjasama dan inovasi produk yang kami kembangkan ini dapat membuat masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat MBR, memiliki rumah yang layak dengan harga yang relatif lebih terjangkau,” tutup Kris Rianto. Riz