Geliat Proyek Asing di Jabodetabek. Ada Lebih Dari 10 Developer Asing yang Mulai Menancapkan Kukunya Menjalin Kerjasama Dengan Pengembang Lokal

01 February 2018 13:37

Meski secara umum masih berada dibawah tekanan, menurut kacamata investor asing bisnis properti di Indonesia masih memiliki peluang yang menggiurkan. Tak heran jika pasar properti Indonesia menjadi incaran banyak developer atau pengembang asing.

Riset yang dilakukan Properti Indonesia, menunjukkan, jumlah pengembang asing yang mencoba peruntungannya di pasar properti dalam negeri terus meningkat setiap tahunnya. Sepanjang tahun 2017, misalnya.

Ada lebih dari 10 developer asing yang mulai menancapkan kukunya menjalin kerjasama dengan pengembang lokal. Mayoritas dari mereka berasal dari Jepang, Singapura, China, dan Hong Kong. Ceruk pasar yang dilirik pun mulai beragam.

Huniani adalah salah satu sub sektor utama yang menjadi target untuk dibidik. Disusul tempat keramaian semacam pusat bisnis maupun pusat perbelanjaan yang menyasar kelas menengah. Sementara, proyek yang dikembangkan pengembang asing kebanyakan berlokasi di Jabodetabek.

Lebih spesifiknya adalah kawasan-kawasan potensial sebagai lokasi pengembangan bisnisnya. Misalnya, potensial dari segi ketersediaan lahan, infrastruktur, fasilitas pendukung dan tentunya potensial market yang disasar. Karena itu, selain area CBD, sebagian besar lokasi pengembangan yang dituju merupakan kawasan township atau pengembangan skala kota yang telah berkembang.

Sekedar menyebut, kawasan perumahan BSD City, Lippo Cikarang, Citra Raya Tangerang, Citra Garden City, Sentul City, Metland Puri serta Jakarta Garden City (JGC).

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia