Hotel Budget Mengincar Kawasan Wisata Strategis Baru

04 April 2016 15:16

Gemuknya pasar kelas menengah yang kerap melakukan perjalanan bisnis dan wisata dengan keterbatasan budget menyebabkan para pengembang maupun operator tertarik memperbanyak portofolio mereka di sektor hotel bintang dua dan tiga ini.

Sepanjang tahun 2015, hotel berbintang tiga dan lima menjadi segmen yang paling banyak diminati di perkotaan. Setiap tahun permintaannya berkisar 2.500-3.000 unit, sedangkan hotel budget berkisar 2.000- 2.500 unit per tahun. “Segmen hotel yang paling banyak adalah ho tel bintang 3-5 di perkotaan dan hotel resort bintang 4-5 di kawasan wisata,” ujar analis properti dari Arsito Bangun Selaras, Torushon Simanungkalit, belum lama ini.

Sementara itu, hotel budget akan berfokus pada kota-kota yang mulai tumbuh perekonomiannya. Menurut dia, tingginya permintaan properti hotel tidak terlepas dari kondisi Indonesia yang masih memiliki pertumbuhan ekonomi positif dan cukup baik. Pembangunan berbagai infrastruktur darat, laut, dan udara akan medorong meningkatnya pertumbuhan investasi. “Sekaligus akan mendorong tumbuhnya agenda pertemuan bisnis,”

kata dia. Di sisi lain, tambahnya, ditopang oleh daya tarik parawisata nasional seperti Bali, Yogyakarta, Bandung, dan Lombok. Kedatangan wisatawan atau pebisnis yang membutuhkan hotel itu juga dipicu oleh promosi pariwisata nasional. “Baik itu yang dilakukan oleh pemerintah, maupun oleh swasta di luar dan di dalam negeri,” jelas Torushon. (Selengkapnya di MPI edisi April 2016)