Indobuildtech Expo 2018 Targetkan 60.000 Pengunjung

03 May 2018 11:04

Pameran material dan teknologi bangunan Indobuildtech Expo 2018 yang digelar PT Debindo International Trade Exhibition di Indonesia Convention Exhibition (ICE) – BSD City, Serpong, resmi dibuka, Rabu (2/5). Selama lima hari yakni 2-6 Mei, sebanyak 550 peserta yang 50% berasal dari luar negeri, menampilkan produk-produk mutakhir yang mendukung pembangunan kota berkelanjutan (Sustainable Urban Development). Didukung oleh 30 asosiasi industri dan profesi, serta layanan bisnis perbankan modern CIMB Niaga, Indobuildtech merupakan sebuah platform bisnis dan marketplace bagi para pebisnis dan pelanggan aneka ragam produk bahan bangunan dan interior yang akan menumbuhkan dampak positif bagi pertumbuhan sektor konstruksi nasional.

“Indobuildtech 2018 datang di saat yang tepat dengan momentum percepatan pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur dan properti. Indobuildtech mempertemukan para pelaku pasar   seperti kontraktor, profesional, konsultan, perencana dan pelaksana proyek sehingga dapat secara langsung berinteraksi dengan pabrikan penyedia aneka ragam produk material dan teknologi bangunan untuk membangun kemitraan dan kerjasama sehingga berkontribusi pada  pembangunan kota berkelanjutan,” ujar Effi Setiabudi, Direktur Utama PT Debindo International Trade Exhibition.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda mengatakan, Indobuildtech Expo 2018 menjadi salah satu upaya penyelenggara menampilkan berbagai teknologi di bidang konstruksi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. “Melalui Indobuildtech Expo 2018, target pengembangan ekspor di tahun 2018 yang dicanangkan pemerintah optimis dapat tercapai. Mengingat beberapa negara juga menghadiri pameran ini. Indonesia memiliki building material dan teknologi mumpuni. Indobuildtech Expo 2018 menjadi informasi kepada dunia, kita punya daya saing yang baik. Kemendag mendukung Indobuildtech sesuai dengan target ekspor ke negara-negara non tradisional, seperti Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika. Peluang ini sangat besar. Kebutuhan building material sungguh besar,” ujar Arlinda.

Effi mengatakan, Indobuildtech Expo 2018 menargetkan 60.000 pengunjung, lebih tinggi dari tahun lalu sebanyak 50.000 pengunjung. Meski demikian, pameran tidak menargetkan transaksi bisnis, karena bersifat business to business dan menciptakan kesinambungan. Sesuai temanya yakni Sustainable Urban Development, pameran ini akan membahas permasalahan dalam membangun kota yang berkelanjutan, solusi, dan keuntungannya. YS