Ini dia 6 Taipan Properti Kelas Dunia

16 January 2019 15:27

Industri properti menjadi salah satu bisnis paling menjanjikan di dunia. Oleh karena itu banyak orang mencoba peruntungan di ceruk bisnis ini untuk menimbun pundi-pundi kekayaan dengan berbisnis properti.

Properti masih menjadi salah satu pilihan yang sering dipilih orang untuk berinvestasi. Selain harganya yang cenderung stabil, properti juga memiliki nilai investasi yang menguntungkan. Tak heran apabila banyak pengusaha yang memilih untuk menekuni usaha ini. Sebagian di antaranya bahkan mampu untuk sukses besar.

Bahkan, tak sedikit dari mereka meraka masuk dalam orang terkaya sejagad versi majalah Forbes. Sebagian besar taipan properti yang masuk dalam dalam daftar orang terkaya di dunia, berasal dari China dan Hongkong. Sedangkan sisanya merupakan taipan yang berbasis di Amerika Serikat. Berikut daftar 6 taipan properti terkaya di dunia.

Li Ka Shing

(USD30 miliar/Hong Kong)

Li Ka Shing merupakan salah satu tokoh pebisnis properti sukses dunia. Pria kelahiran 29 Juli 1928 di Chaozhou ini, kerap disapa sebagai ‘Superman’ dari asia sebab ia mampu mengelola banyak bisnis yang menguntungkan sehingga membuat ia dikenal sebagai orang terkaya di benua Asia, bahkan masuk ke deretan orang terkaya sejagad.

Karir berbisnis Li, bermula dari ketike ia nekat berhenti dari pekerjaannya sebagai karyawan plastik dan kemudian mendirikan perusahaan sendiri bernama Cheung Kong Industries. Berbekal keuletan dan naluri bisnisnya yang bagus membuat perusahaannya berkembang dengan cepat. Salah satu insting berbisnisnya adalah Li Ka Shing mengerti bagaimana membuat sebuah plastik yang memiliki kualitas yang bagus dengan harga yang murah dan juga terjangkau.

Melihat kondisi perusahaannya yang bagus, Li Ka Shing kemudian mencoba melebarkan sayap bisnisnya di bidang real estate. Ia kemudian mendirikan perusahaan bernama Cheung Kong pada tahun 1971. Cheung Kong Holdings tercatat di Bursa Hong Kong pada tahun 1972. Perusahaan ini kemudian juga berkembang dengan cepat. Namanya kemudian semakin terkenal di kalangan para pengusaha disana. Delapan tahun kemudian, Li Ka Shing kemudian mengakuisisi perusahaan Hutchison Whampoa Limited dari HSBC.

Pundi-pundi uang Li Ka Shing semakin bertambah berkat anak perusahaan Hutchison Whampoa yaitu AS Watson Group yang bergerak dibidang ritel yang memiliki 7.800 toko yang tersebar diseluruh dunia dan beberapa merek ritelnya sudah sangat terkenal di berbagai negara.

Saat ini,bisnis Li pun menggurita. Perusahaannya mempekerjakan lebih dari 310.000 orang dilebih dari 50 negara. Saat ini, Li Ka Shing telah mengalihkan sebagian besar fokusnya ke Eropa, di mana dia menginvestasikan lebih dari USD28 miliar selama lima tahun.

Menurut majalah Forbes pada tahun 2015, harta Li Ka Shing mencapai 26,6 milyar Dollar atau sebesar 364,3 trilyun rupiah. Majalah Forbes bahkan memasukkan nama Li Ka Shing dalam daftar 10 orang terkaya di dunia pada tahun 2012 dan juga bertengger sebagai orang terkaya di benua Asia.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia