Ini Gambaran Tingkat Kenaikan Harga Tanah & Properti Batam (2)

12 October 2017 10:22

Berdasarkan data yang didapat dari UrbanIndo, sampai saat ini peminat properti di Batam didominasi oleh masyarakat Batam sendiri yang persentasenya mencapai 40,13%. Selanjutnya, urutan pencari properti kedua di Batam berasal dari Jakarta yaitu mencapai 21,62%.

Perkembangan Batam pun nampaknya menjadi daya tarik untuk berinvestasi bagi warga negara asing (WNA), khususnya yang berasal dari negara tetangga. Buktinya, peringkat ketiga pencari properti di Batam yang mana ada sebanyak 17,63% merupakan masyarakat Singapura.

Sangat wajar jika Batam diminati oleh para pencari properti dari luar negeri, apalagi Singapura dan Malaysia yang memiliki jarak sangat dekat. Saking dekatnya, bukanlah sesuatu yang aneh lagi jika masyarakat Batam sering keluar-masuk ke Singapura, baik untuk bekerja maupun sekadar jalan-jalan.

Jarak tempuh antara Batam dengan Singapura sendiri hanya berkisar kurang lebih 20 kilometer dengan jarak tempuh sekitar 45 – 60 menit. Selain jaraknya yang berdekatan, harga properti di Batam pun lebih murah jika dibandingkan dengan Singapura.

Sebagai informasi, Batam yang tadinya berstatus sebagai Kawasan Perdagangan Bebas atau Free Trade Zone (FTZ) kini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang undang-undangnya pun sedang dipersiapkan. Status baru ini membuat Batam sebagai wilayah suaka pajak (tax heaven).

Salah satu kemungkinan yang akan terjadi adalah WNA akan jadi lebih mudah untuk membeli dan memiliki properti di Batam. Bukan hanya itu, properti yang mereka beli di Batam pun nantinya bisa dijadikan sebagai jaminan usaha.
Berniat membeli properti di Batam?

Bagi Anda yang berminat untuk berinvestasi properti di Batam, tentu perlu diketahui juga wilayah mana saja yang paling banyak dicari. Terkait hal ini, UrbanIndo mencatat bahwa ada sebesar 47,7% orang yang mencari di daerah Batam Kota, 15,72% di daerah Sekupang, dan 8,95% yang mencari di Lubuk Baja.

Berdasarkan persentase tersebut, ketiga daerah ini pun diproyeksikan masih akan memiliki perkembangan yang pesat. Semakin banyak yang berminat untuk berinvestasi, maka daerahnya turut semakin maju dan tentu harga propertinya pun akan terdongkrak.

Masih berdasarkan analisis Wilayah UrbanIndo, tercatat bahwa harga properti termahal di Batam ada yang mencapai lebih dari Rp12,51 miliar.

Persediaan properti di Batam sendiri didominasi oleh properti yang rerata harganya berkisar antara Rp400,59 juta hingga Rp791,17 juta yang tersebar di daerah seperti Sagulung, Batu Aji, dan Sekupang. MPI/DW/Urbanindo

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:

https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia