Investasi Ramah Lewat Properti Syariah

03 October 2017 15:26

Memiliki rumah adalah kebutuhan pokok dan dambaan setiap orang. Hanya saja, masalah acapkali muncul, ketika harus berhadapan dengan harga properti yang terus meroket, sementara penghasilan justru tidak memungkinkan untuk mencapai angka tersebut. Bagi konsumen, salah satu solusi pembayaran yang dianggap mudah dan praktis adalah melalui bantuan perbankan, khususnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Bagi sebagian orang, cara ini cukup ampuh. Sebab, dengan hanya menyediakan sejumlah biaya untuk uang muka (DP) mereka sudah bisa memiliki rumah dan tinggal mencicil setiap bulan ke bank untuk melunasi pembayarannya sampai dengan jangka waktu tertentu.

Namun, seiring perjalanan waktu, persoalan mulai timbul. Bagi sebagian orang, membeli kredit perumahan dengan jasa perbankan konvensional dianggap sebagai pinjaman berbunga yang mengandung riba karena menggunakan sistem bunga yang fluktuatif dan meningkat seiring lamanya pelunasan hutang tersbut.

Kondisi inilah yang akhirnya membuat skema pembayaran properti secara syariah mulai dilirik sebagian konsumen yang ingin menghindari sistem riba. KPR Syariah yang dikeluarkan bank syariah dapat menghindari resiko naik turunnya bunga. Sistem pembayaran ini bisa pembelian secara cash ataupun KPR syariah. (Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:

https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia