Karangploso Townhouse Tambah Fasilitas

14 February 2018 16:50

Karangploso Townhouse yang dikembangkan Mughnii Land di Kecamatan Karangploso yang berbatasan langsung dengan Kota Batu, Jawa Timur, menambah fasilitas yaitu Islamic Center yang diklaim akan menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Selain itu, melanjutkan rencana pembangunan pusat olah raga standar internasional, berbarengan dengan pengembangan Akademi Malang United bagi anak-anak penghuni maupun warga sekitar, developer juga akan menghadirkan Training Camp di sana. “Kami berkomitmen memberikan fasilitas-fasilitas terbaik bagi penghuni dan masyarakat sekitar,” ujar Djoko Purwoko, Owner Mughnii Land.

Terkait hal tersebut, pada 6 Februari lalu, Ustadz Yusuf Mansur dan Indra Sjafri mengunjungi lokasi proyek Karangploso Townhouse sekaligus melihat lahan yang akan dibangun kedua fasilitas tersebut. Menurut Djoko, Islamic Center ini bisa menampung sekitar 8000 sampai 10.0000 orang dan akan terdapat kegiatan Tahfidz Quran bagi masyarakat.

Selain Ustadz Yusuf Mansur dan Indra Sjafri, hadir pula Komandan Politeknik (Danpoltekad) TNI AD, Kolonel Czi Bagus Antonov, H.,M.A, Komandan Dohar Sista Arhanud (Dandohar) Letkol Arh Irwan Setiawan, S.IP dan Komandan Pusdik Arhanud (Danpusdik) Kolonel Arh. Rikas Hidayatullah, SE.,MM untuk meninjau langsung lokasi perumahan Karangploso Townhouse yang menyediakan program pembiayaan bagi kalangan TNI yakni TWP dan ASABRI.

Di kesempatan terpisah, Dandim Kota Malang, Letkol Inf Nurul Yakin dan Kapolresta Malang yang baru saja dilantik AKBP Asfuri juga mengunjungi kantor pusat Mughnii Land yang terletak di Permata Jingga Malang serta site project Karangploso Townhouse untuk mengecek lokasi dan menguatkan jalinan kerjasama antara pengembang dengan kalangan TNI-Polri melalui program TWP dan ASABRI ini.

“Kerjasama ini akan terus kami lakukan mengingat Karangploso Townhouse adalah hunian yang sangat cocok bagi kalangan keluarga dan pasangan muda, investor maupun sebagai hunian masa depan,”kata Djoko yang juga menjabat sebagai Presiden Klub Malang United tersebut.

Ditambahkan Mulyani Djoko Utami, Direktur Utama Mughnii Land yang juga aktif di DPD REI Jatim di Bidang Kemitraan dan Kerjasama Investasi serta Wakil Bendahara REI dan Bendahara APERSI Komisariat Malang, “Dengan lokasi yang strategis, fasilitas yang memadai, cara pembayaran menarik serta harga terjangkau, kami yakin hunian ini bisa menjadi pilihan terbaik di Kota Malang.”

Hunian seluas 11 hektar dengan jumlah rumah yang akan dibangun sekitar 923 unit ini telah mulai dibangun di akhir tahun lalu dengan skema pembangunannya per tiga bulan sebanyak 300 unit untuk dua tipe: 30/60 dan 36/72 dan langsung serah terima ke penghuni setelah pengajuan KPR disetujui oleh pihak perbankan. “Sampai saat ini penjualan mencatat sekitar 150 lebih unit yang dibeli oleh masyarakat,” imbuh Djoko.

Per unit rumah ditawarkan mulai dari Rp100 jutaan dengan uang muka Rp8 juta serta angsuran mulai dari Rp800/bulan dan calon konsumen cukup membayar UTJ (Uang Tanda Jadi) sebesar Rp2 juta. Selain itu tersedia pula fasilitas KPR Tanpa Tolak dan dijamin oleh developer selama memenuhi persyaratan BI Checking. “Kami satu-satunya developer yang menjamin KPR Tanpa Tolak,” tegas Djoko. YS