Karawang Didukung Infrastruktur, Prospek Properti Karawang Kian Menjanjikan

04 December 2017 12:26

Karawang merupakan salah satu pusat industri di Indonesia, oleh karena itu banyak infrastruktur yang dibangun di kawasan yang sempat didapuk sebagai daerah lumbung padi nasional dan sekitarnya untuk mendukung pertumbuhan industri di Karawang.

Jika suatu waktu Anda berkesempatan mengunjungi kawasan Karawang, jangan heran jika kawasan ini telah bersalin rupa. Dalam kondisi teraktual, banyak infrastruktur yang sedang dilakukan oleh pemerintah di Karawang, sebut saja jalan tol layang, LRT, MRT dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Karena alasan itulah banyak investor yang mulai melirik kawasan Karawang sebagai lokasi untuk membiakkan asset mereka.

Hasan Pamudji, Associate Director Knight Frank-Indonesia, menuturkan, untuk jangka panjang, investasi sektor properti di kawasan Karawang masih menjanjikan. Hal ini dampak dari dikembangkannya sejumlah proyek infrastruktur strategis skala besar di Jawa Barat. Hasan mencontohkan, apabila proyek Pelabuhan Laut Dalam di Patimban dan Bandara Internasional Kertajati benar-benar terealisasi, kawasan industri utama di Cikarang dan Karawang sudah pasti akan meningkat nilai jualnya. Kawasan Karawang juga akan berkembang cepat jika ditunjang oleh perekonomian melalui pertumbuhan kawasan industri atau pabrik.
Area Karawang sendiri pada awalnya tercatat sebagai salah satu sentra utama produsen beras hingga mendapat predikat sebagai daerah lumbung padi nasional.

Namun, seiring perkembangan waktu yang dibarengi oleh pesatnya pertumbuhan
ekonomi, khususnya sektor industri, daerah ini mengalami transisi konversi lahan dari pertanian menjadi kawasan industri, hunian maupun komersial.

Karena itu, belakangan, Pemerintah Kabupaten Karawang memutuskan untuk tidak lagi mengeluarkan izin perumahan dalam satu tahun ini atau hingga 2018 berakhir. Kebijakan tersebut berdasarkan Peraturan Daerah (perda) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang disahkan
oleh DPRD Karawang pada 17 Oktober 2017 lalu. Keputusan tersebut diambil akibat terus menyusutnya lahan sawah yang berakibat menurunnya pasokan beras yang dihasilkan oleh Karawang.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:

https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia