Koridor Barat & Rencana MRT ke Tangsel – Bandara Soeta

15 October 2018 12:44

Kawasan Barat Jakarta juga akan memiliki infrastruktur baru yakni mass rapid transit (MRT). Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany berharap pembangunan MRT hingga ke Tangerang Selatan (Tangsel) dapat dilaksanakan sesegera mungkin. “Target kami sampai 2021 bisa mulai peletakkan batu pertama,” kata Airin.

Airin menuturkan, beberapa waktu lalu telah berkomunikasi dengan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar dan Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono terkait rencana perpanjang trase MRT hingga ke Tangsel.

Menurut Airin, saat ini masih dilakukan tahap pra studi kelayakan (feasibility studies) untuk mengetahui apakah perpanjangan trase tersebut nantinya cukup menguntungkan, baik dari sisi masyarakat maupun investasi.

“PT MRT akan melakukan pra studi kelayakan yang pada intinya paralel berjalan sambil menunggu PJPK, penunjukkan kepada PT MRT untuk melakukan kajian yang dikeluarkan Kemenhub dan juga Pak Gubernur (DKI),” ucap Airin. Airin meyakinkan, jumlah komuter Tangsel ke Jakarta cukup tinggi.

Bahkan, ia mengklaim, lebih tinggi dari pada Bekasi. “Jumlah penduduk yang ada itu hampir 1,5 juta, mayoritas kurang lebih 50% dari hasil data BPS itu kerja di Jakarta. Mudah-mudahan itu menjadi suatu bangkitan yang menarik,” ujarnya.

Airin juga berharap perpanjangan trase MRT tersebut tak hanya sebatas kotanya, tetapi hingga ke Bandara Internasional Soekarno Hatta. Berdasarkan asumsi yang ada saat ini, perpanjangan itu dimulai dari Stasiun Lebak Bulus-Ciputat-Pamulang-Rawa Buntu-Serpong dan terkoneksi dengan stasiun kereta eksisting. “Nah dari Rawa Buntu-Serpong lanjut lagi ke wilayah Kota Tangerang masuk ke bandara,” terang Airin.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia