Laporan Khusus Majalah Properti Indonesia Lampu Kuning Belum Beranjak dari Bisnis Properti

14 September 2018 14:37

Sektor properti yang diprediksi masih belum membaik hingga akhir tahun 2018 menjadi lampu kuning bagi pebisnis properti. Diperlukan perhitungan dan pertimbangan matang agar proyek yang diluncurkan terserap oleh pasar.

Terus melemahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam lima tahun terakhir, tak dipungkiri turut berdampak pada geliat bisnis di sektor properti. Meski pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga kuartal II tahun 2018 sebesar 5,27% tertinggi sejak 2014, namun masih lebih rendah dibanding tahun 2013 yang mencapai 5, 56% dan 6,01 di tahun 2008. Padahal satu dekade lalu Indonesia mengalami turbulensi ekonomi yang cukup berdampak sehingga membuat pasar properti nasional tertekan dan penjualan properti menurun tajam.

Menurut catatan Colliers International Indonesia, perlambatan terjadi di semua sub sektor, terutama perkantoran. Selain itu pusat belanja (ritel), kawasan industri, apartemen, hotel, serta rumah untuk ekspatriat mengalami stagnasi. “Secara umum, sektor properti masih belum menunjukkan recovery (pemulihan), masih lesu. Kami prediksi hingga akhir tahun 2018,” ujar Senior Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto.

Meski sempat ada pergerakan di awal tahun 2018, lanjut Ferry namun tidak dapat memperbaiki kondisi pasar. Salah satu penyebabnya adalah melimpahnya pasokan unit properti sedangkan permintannya terus menurun. “Saat ini pengelola bisnis properti fokus bagaimana menjaga tingkat keterisian (okupansi) terjaga sehingga space yang ditawarkan tetap terisi. Mereka pun terpaksa menekan cost karena tak bisa menaikkan harga,” jelas Ferry.

Selain perkantoran, sektor apartemen juga mengalami kelesuan. Problema utamanya daya beli yang cenderung terus menurun dan pasar apartemen kelas menengah atas belum banyak bergerak. “Dua tahun terakhir yield pasar belum terlalu besar sehingga investor memilih bertahan,” tambah Ferry.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia