Property Trade Zone Batam, Laporan Utama Majalah Properti Indonesia edisi Oktober 2017

08 May 2017 11:20

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Oktober 2017 menurunkan liputan tentang pertumbuhan bisnis properti di Batam. Disebutkan sebagai kota yang kontribusi terbesarnya berasal dari industri perdagangan dan jasa, jelas tak ada yang menyangkal akan keistimewaan Kota Batam, Kepulauan Riau.

Letaknya yang strategis, karena berada pada jalur pelayaran internasional dengan jarak 12,5 mil laut (20km) dari Singapura serta statusnya sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (free trade zone), menjadikan Batam sebagai salah satu kota paling prospektif bagi iklim investasi dalam negeri.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong, mengatakan bahwa realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Kota Batam, Kepulauan Riau, tahun 2016 sebesar Rp 6,26 triliun (71 Proyek). Jumlah ini meningkat sebesar 46,6 persen dibandingkan periode sebelumnya tahun 2015 sebesar Rp4,27 triliun (63 Proyek).

Realisasi PMA ini umumnya didominasi oleh sektor industri alat angkutan dan transportasi lainnya, serta industri mineral non logam dan industri kimia dasar. Sedangkan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada tahun 2016 sebesar Rp489,5 miliar (75 proyek), mengalami peningkatan yang sangat signifikan sebesar 13 (tiga belas) kali lipat dari tahun 2015 sebesar Rp 34,7 miliar (77 proyek).

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:

https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia