INI 11 TAIPAN PROPERTI PALING TAJIR. (Majalah Properti Indonesia edisi Februari 2018)

08 May 2017 11:20

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Februari 2018 mengangkat isyu utama tentang profil dan aset 11 Taipan Properti Paling Tajir di Indonesia. Mereka disebut sebagai penguasa pasar properti tanah air.

Disebutkan, beberapa konglomerat yang bergabung dalam daftar 50 orang terkaya di indonesia tahun 2017 tercatat dipengaruhi portofolio di bisnis properti mereka. Beberapa di antaranya mampu menggeser konglomerasi dari sektor bisnis lainnya. Siapa saja mereka?

Meningkatnya harta kekayaan para konglomerat ini ada yang diakibatkan oleh peningkatan harga saham. Semantara, faktor lainnya disebabkan terungkapnya harta mereka setelah mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Eka Tjipta Widjaja, Mochtar Riady, Chairul Tandjung, Ciputra serta Alexander Tedja adalah beberapa diantara konglomerat yang sukses mengelola bisnisnya di industri properti.

Bahkan, beberapa tycoon inilah yang menjadi penyuplai dan penguasa pasar mega proyek properti dalam beberapa waktu terakhir. Bisa dibilang, sekitar 50% pasar properti premium tanah air saat ini berada di tangan mereka. Mulai dari perumahan, superblok, pengembangan kawasan berskala kotabaru, hotel, resort, ritel, kawasan industri hingga pusat perbelanjaan.

Dari sebelas taipan yang berbisnis properti yang dirangkum Properti Indonesia dan masuk dalam list 50 orang terkaya versi Forbes 2017, sebagian besar mengalami peningkatan jumlah kekayaan dalam dua tahun terakhir, meski ada juga yang sedikit mengalami penurunan. Robert Budi dan Michael Hartono, Eka Tjipta Widjaja, Mochtar Riady Murdaya Poo adalah beberapa yang mengalami peningkatan jumlah kekayaan, sementara Chairul Tandjung, Ciputra, Alexander Tedja para taipan mengalami penurunan.

Berdasarkan data yang dilansir situs Forbes, jumlah konglomerat Indonesia yang termasuk miliarder dunia terdapat sebanyak 21 orang dari 2.043miliarder di seluruh dunia. Jumlah tersebut menempatkan Indonesia berada di urutan ke-20 sebagai negara dengan populasi orang kaya terbanyak di dunia.

Sebelumnya, hasil Penelitian Megawati Insitute menunjukkan, bahwa Material Power Index (MPI) Indonesia mencapai 584.478, lebih tinggi dibanding negara-negara lain, kecuali Filipina. Angka tersebut juga menunjukkan rata-rata aset yang dikuasai oleh 40 orang terkaya setara dengan 600 ribu kali lipat orang-orang di Indonesia. MPI adalah rata-rata kekayaan orang terkaya di Indonesia dibagi dengan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita. Mega Institute juga mencatat, total kekayaan 40 orang terkaya di Indonesia terus meningkat.

Pada tahun lalu, total kekayaan mereka mencapai US$119,72 miliar, atau meningkat dibanding 2016 sebesar US$92,91 miliar. Nilai tersebut bahkan melonjak 317,1 persen dalam 10 tahun terakhir.
11 Taipan Properti terserbut adalah:

1. Robert Budi dan Michael Hartono (Grup Djarum, BCA Mal Daan Mogot, WTC Mangga Dua, Grand Indonesia, Resinda Karawang, Margo City . (Aset 2017 Rp429 T) (2016 Rp229,4 T) (2015 Rp 206 T).

2. Eka Tjipta Widjaja Sinarmas Group BSD City, Kota Deltamas, Kota Wisata, Grand Wisata, KIIC, GIIC, Nuvasa Bay, Plaza Indonesia Aset 2017 Rp122 triliun (2016: Rp75,1 triliun) (2015 Rp 73,7 triliun).

3. Chairul Tandjung CT Corp Trans Park Bekasi, Trans Park, Cibubur Aset 2017: Rp48,7 triliun 2016 Rp65,7 triliun dan 2015: Rp63,3 triliun.

4. Keluarga Tahir Mayapada Group Hotel Four Points, Mayapada Tower Aset 2017: Rp46,9 triliun 2016: Rp41,6 triliun dan 2015: Rp26,8 triliun.

5. Mochtar Riady Lippo Group Lippo Karwaci, Lippo Cikarang, Meikarta, Plaza Semanggi, Lippo Mall Kemang, Lippo Village (Aset 2017: Rp40 triliun. 2016: Rp25,4 triliun dan 2015: Rp29,5 triliun.

6. Murdaya Poo Grup Centra Cipta Murdaya World Trade Center (Aset 2017: Rp29,5 triliun 2016: Rp28,1 triliun dan 2015: Rp24,8 triliun

7. Peter Sondakh Rajawali Corpora Menara Rajawali, St. Regis, Four Seasons Aset 2017: Rp25,4 triliun. 2016: Rp24,1 triliun dan 2015: Rp25,4 triliun.

8. Husodo Angkosubroto Gunung Sewu Group Verde Two, The Hundred, Sequis Tower, Harco Pasar Baru, Menteng Regency (Aset 2017: Rp20,7 triliun (2016: Rp15,9 triliun dan 2015: Rp14,7 triliun

9. Ciputra Ciputra Group Ciputra World Jakarta, Ciputra World Surabaya, Pondok Indah, CitraRaya, Bintaro Jaya (Aset 2017: Rp19,4 triliun 2016: Rp21,4 triliun dan 2015: Rp20 triliun

10. Alexander Tedja Pakuwon Group Kota Kasablanka, Gandaria City, Tunjungan Plaza Aset 2017: Rp16,7 triliun 2016: Rp17 triliun dan 2015: Rp11 triliun

11. Ning King Argo Manunggal Alam Sutera, Bekasi Industrial Estate Aset 2017: Rp6 triliun 2016: Rp20 triliun dan 2015 Rp5,4 triliun.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia