Laput MPI Desember 2018: OPTIMIS NAIK KELAS DI PARUH KEDUA 2019

12 December 2018 14:48

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Desember 2018 menurunkan liputan utama tentang bisnis properti dipresdiksi akan bangkit du paruh kedua 2019. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal.

Setelah mengalami perlambatan sejak tahun 2015, hingga saat ini sektor properti indonesia masih belum menujukkan pertumbuhan yang signifikan. Rendahnya tingkat penyerapan penjualan menjadi salah satu indikator. Berbagai kebijakan dan stimulus agar bisnis ini kembali berjaya sebenarnya sempat dilakukan pemerintah dan membuat para pelaku usaha di industri pada modal tersebut optimis. Nyatanya, sektor properti masih belum menunjukkan keperkasaannya, setidaknya dalam lima tahun terakhir. Bagaimana dengan tahun 2019?

Pada tahun 2018, sektor properti secara umum belum mengalami pertumbuhan yang signifikan. Tingkat penyerapan yang masih rendah adalah indikator yang berkorelasi pada pelemahan tersebut. Selain itu, ekonomi yang melambat dan pelemahan Rupiah terhadap Dollar US merupakan kontributor utama, yang mengakibatkan berkurangnya daya beli di kalangan menengah ke atas.

Meski begitu, kondisi ini diproyeksi tidak akan berlangsung lama lagi, terlebih melihat siklus properti di Indonesia yang telah mengalami stagnasi harga sejak tahun 2015. Beberapa faktor yang memperkuat optimistis tersebut adalah pertumbuhan pasar yang lebih kuat di tahun-tahun mendatang dan telah dibuktikan dengan konsistennya pertumbuhan ekonomi yaitu di atas 5% selama lima tahun terakhir.

Selain itu, kebutuhan dan permintaan hunian yang terus meningkat, keyakinan daya beli masyarakat, serta faktor eksternal seperti pengembangan infrastruktur dan kebijakan pemerintah yang mendukung investasi seperti kebijakan kepemilikan asing. Faktor-faktor inilah yang membuat pelaku usaha optimis jika pasar akan meningkat siginifikan pada semester II 2019 dan di tahun-tahun mendatang.

Pada tahun 2019, sektor properti di Indonesia juga masih dianggap sebagai pasar yang potensial dan kompetitif bagi para pengembang asing oleh karena terjangkaunya harga lahan dan pangsa pasar domestik yang cukup menjanjikan, terutama di kawasan Jabodetabek. Sementara, dari kacamata para investor dan pemain properti, saat ini merupakan kesempatan baik untuk melakukan investasi di lokasi – lokasi prima dan strategis serta selalu melihat proyeksi jangka panjang (lebih dari 5-10 tahun ke depan).

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia