Menanti Sentul Kembali Unggul. Pengembangan Akses Infrastruktur Menjadi Faktor Utama Bangkitnya Sentul dari Tidur Panjang

15 October 2018 16:10

Lama tidak terdengar dan sempat tertinggal dari kawasan Serpong, Bekasi dan Depok, kini kawasan Sentul kembali menggeliat. Pengembangan akses infrastruktur menjadi faktor utama bangkitnya Sentul dari tidur panjang. Teranyar, Sentul akan memiliki stasiun pemberhentian kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) dan terintegrasi dengan akses tol BORR.

SENTUL yang masuk dalam wilayah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor merupakan sebuah kota pegunungan yang berada tak jauh dari ibu kota Jakarta. Pada awal tahun 2000an, kawasan ini sempat tercatat sebagai lokasi hunian favorit bagi masyarakat kelas menengah dan menengah atas Jakarta. Perumahan Sentul City dan Sentul Nirwana adalah dua kawasan perumahan di Sentul yang menyasar kaum kelas atas sebagai konsumennya.

Sayangnya, seiring perkembangan waktu, kawasan yang berada di ketinggian 215-500 meter di atas permukaan laut ini justru seakan tertinggal dibandingkan daerah penyangga Jakarta lainnya seperti Bekasi, Depok, Serpong dan Tangerang.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simanungkalit mengatakan, jika sebelumnya Tangerang Selatan menjadi lokasi favorit, kini telah bergeser ke kawasan Sentul yang merupakan kawasan yang sedang tumbuh pesat. Selain memiliki suasana alami dan asri, Sentul juga dikenal sebagai kawasan wisata. Properti di kawasan Sentul selain untuk dihuni, juga menjadi instrumen investasi mengingat harga properti di kawasan ini terus naik.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia