Menara Binakarsa Transformasi Binakarsa Menjawab Tantangan Pasar Perkantoran

10 August 2018 13:38

Mengusung konsep Modern, Iconic, Smart dan Secure, perkantoran setinggi 18 lantai ini merangkum berbagai area komersial di lokasi premium.

Tak bisa dipungkiri, manuver awal pengembang baru berbeda-beda saat memutuskan untuk memasuki panggung bisnis properti. Ada yang memulainya dengan membangun kawasan perumahan, baik kelas menengah hingga mewah. Meski tak sedikit yang mengawalinya dengan membangun area komersial seperti ruko, apartemen, serta perkantoran. Selain modal, tuntutan keahlian, cadangan lahan dan potensi kawasan turut berperan penting sebelum memutuskan properti apa yang akan dijadikan batu loncatan bagi si pengembang.

Adalah PT. Binakarsa Swadaya, salah satu pengembang baru yang mengawali langkahnya dengan penuh percaya diri untuk memasuki gelanggang bisnis properti. Sebagai pengembang baru, anak usaha dari Dana Pensiun Bank Indonesia (DAPENBI) ini memiliki paket lengkap; ketersediaan modal, keahlian serta cadangan lahan yang melimpah.

Perkantoran Menara Binakarsa di kawasan HR. Rasuna Said Kav C 18, Jakarta, adalah portofolio perdana yang dikembangkan Binakarsa Swadaya. Perkantoran ini mengusung konsep smart building yang akan merangkum office lease, area commercial, café & resto, bank & atm, minimarket. Menara Binarkasa sendiri sejatinya bukanlah perkantoran baru. Sebab, di lokasi yang sama sebelumnya sudah berdiri gedung perkantoran empat lantai dengan nama Graha Binakarsa.

Ir. Putu Gede Rasjmawan, Direktur Utama PT. Binakarsa Swadaya menuturkan, Menara Binakarsa merupakan transformasi dari gedung lama Graha Binakarsa untuk menjawab tantangan dan tuntutan pasar akan perkantoran yang berkualitas. “Yang kami lakukan adalah “demolation total “ gedung lama menjadi gedung baru yang lebih refresentatif, sehingga dapat memperkuat kawasan HR. Rasuna Said sebagai premium location bagi kawasan perkantoran dan komersil,” ujar Putu.

Menara Binakarsa dikembangkan di atas lahan seluas 4.161 m2 setinggi 18 lantai dan merangkum 19 unit perkantoran yang dimulai dari lantai 6 sampai 18. Sejak dikembangkan pada awal November 2017 lalu, saat ini progress pembangunan struktur bangunan gedung perkantoran dengan nilai investasi sebesar Rp280 miliar tersebut telah mencapai lantai 12 dan finishing pada lantai 5. Menara Binakarsa rencananya akan menggelar Topping Off pada akhir Agustus 2018 mendatang.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia