Menggaet Potensi Besar dari Konsumen Generasi Millineals. Benarkah Gaya Hidup Generasi Milenial Lebih Mementingkan Traveling Daripada Berinvestasi Properti Sehingga Sulit Memiliki Hunian ?

01 February 2018 14:04

Benarkah gaya hidup generasi milenial yang lebih mementingkan traveling daripada berinvestasi di properti menjadi momok utama generasi ini sulit untuk memiliki hunian? Lantas, bagi mereka yang ingin berinvestasi properti, hunian seperti apa yang bakal dipilih generasi milenial dan seberapa besar potensial marketnya?

Dalam struktur demografi, generasi milenial yang juga dikenal sebagai Generasi Y adalah kelompok yang lahir tahun 1980 hingga 2000. Itu berarti kaum milenial saat ini berumur sekitar 20 tahun – 37 tahun. Generasi ini disebut sebagai generasi milenial karena sudah mengenal teknologi seperti komputer, video games, smartphone, email, instant messaging dan media sosial hingga suka main game online.

Sementara, mereka yang lahir dalam rentang tahun 1995 sampai dengan tahun 2010 disebut dengan Generasi Z yang juga disebut iGeneration, Generasi Net atau Generasi Internet.

Belum lama ini portal properti online, Rumah123 merilis hasil survei yang mengatakan beberapa tahun mendatang, 95% generasi milenial tidak memiliki tempat tinggal. Hanya 5% kaum milenial yang sanggup membeli rumah. Hal ini tak lepas dari kenaikan harga rumah yang jauh lebih besar dibanding kenaikan pendapatan pertahun, sementara penghasilan mereka masih biasa-biasa saja bahkan cenderung rendah. Masih menurut data Rumah123, kenaikan harga rumah jauh lebih besar dibandingkan kenaikan pendapatan pertahunnya.

Rata-rata kenaikan properti di Indonesia per tahun mencapai 17%, sementara UMR hanya 10% per tahun. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Dunia (World Bank), sekitar 30% penduduk di Jakarta diisi oleh kaum milenial atau sekitar 3 juta orang. Dalam rinciannya, sebanyak 34% kaum milenial memiliki penghasilan sebanyak Rp4-7 juta per bulan dan 46% penghasilannya di bawah Rp4 juta per bulan. Sisanya 6%, memiliki penghasilan di atas Rp12 juta per bulan dan 14% kaum milenial berpenghasilan Rp7-12 juta per bulan.

Sementara itu riset Karir.com mengatakan pendapatan rata-rata generasi milenial saat ini sebesar Rp6.07 juta per bulan. Sedangkan untuk dapat mencicil rumah di Jakarta dengan harga termurah Rp300 juta, dibutuhkan pendapatan minimal Rp7,5 juta per bulan.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia