Mengintip Fasilitas2 Wah di Apartemen Mewah. (Kelas super mewah di kelas luxury, hunian dengan harga di atas Rp 55 jutaM2. Pajak yang dikenakan mulai T 3 bad room /170 m2 – 350 m2. Kisaran Rp 9,5 M – Rp22,7 M/Unit)

01 April 2017 06:35

Pengembangan hunian vertikal kelas premium di pusat Kota Jakarta terbilang menjamur, terlebih di daerah dekat dengan kawasan pusat bisnis atau central business district (CBD), seperti Sudirman, Kuningan, dan sekitarnya. Dengan kata lain, semakin dekat dengan pusat bisnis, harga yang ditawarkan pun tentu semakin mahal.

Menurut Colliers Indonesia, apar temen premium alias super mewah di kelas luxury adalah hunian dengan harga di atas Rp55 juta per meter persegi. Adapun pajak yang dikenakan mulai dari tipe tiga kamar tidur dengan ukuran 170 m2 – 350 m2 dengan kisaran harga per unit Rp9,5 miliar – Rp22,7 miliar.

Meskipun begitu, angka penjualan hunian mewah ini masih terbilang rendah sejak dua tahun terakhir. Di sepanjang 2016, hanya 5.450 unit apartemen yang berhasil terjual. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan penjualan di tahun 2014 dan 2015 yang masing-masing mencapai sekitar 17.000 dan 11.000 unit.

Menurut James Taylor, Head of Research lembaga konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL), angka penjualan yang rendah bukan disebabkan oleh daya beli, melainkan karena sentimen makro ekonomi. “Sentimen seperti perlambatan ekonomi, rupiah, dan penerapan pajak di kondominium mewah dan super mewah,” jelasnya.

Walaupun kondisi perekonomian di Indonesia masih belum stabil, para developer tetap pasang harga miliaran rupiah untuk unit apartemen yang mereka tawarkan. Tidak sembarang pasang harga, apartemen premium kelas atas yang mereka tawarkan tentunya juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis.