Monitor: Trend Perhotelan Jaringan Operator Asing Makin Menggurita

14 September 2018 14:16

Kekuatan brand yang besar dan sarat pengalaman menjadi pertimbangan bagi para investor hotel untuk memilih jaringan operator asing.

Pesona alam Indonesia yang eksotis menjadi magnet bagi para wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara. Jumlah kunjungan wisatawan pun terus meningkat dari tahun ke tahun. Pemerintah pusat maupun daerah juga terus berbenah agar wistawan semakin nyaman dan aman selama mengunjungi objek-objek wisata di Indonesia.

Potensi kunjungan wisatawan –baik dari dalam dan luar negeri– yang sangat besar membuat para operator hotel –termasuk juga operator hotel internasional– mencoba melirik prospek menarik dari bisnis perhotelan di Indonesia. Terlebih, beberapa kawasan pariwisata terutama secondary city saat ini sedang berkembang pesat, dan didukung fasilitas bandara yang baik dan jalan-jalan yang mulus dan secara tidak langsung membawa dampak positif bagi bisnis perhotelan di Indonesia.

Sebagai informasi, selama tahun 2017, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia mencapai 14,04 juta kunjungan atau naik 21,88% dibanding jumlah kunjungan wisman pada tahun 2016 yang berjumlah 11,52 juta kunjungan. Sementara, kunjungan wisatawan nusantara atau wisnus mencapai 277 juta orang. Adapun, untuk tahun 2018 ini, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memiliki target jumlah kunjungan wisman sebanyak 17 juta orang dan wisnus sebanyak 270 juta orang.

Sampai dengan Desember 2017, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia mencapai rata-rata 59,53% atau naik 3,03 poin dibandingkan dengan TPK Desember 2016 yang tercatat sebesar 56,50%. Jika dibanding TPK Desember

2017, TPK hotel klasifikasi bintang pada Desember 2017 mengalami kenaikan sebesar 1,65 poin. Saat ini, operator jaringan hotel internasional masih menjadi pilihan utama bagi pemilik hotel di Indonesia saat melakukan ekspansi, khususnya untuk segmen hotel bintang 4 dan 5. Direktur Research and Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan, hal tersebut didasari atas pengalaman operator hotel internasional yang sudah mengelola banyak hotel di mancanegara.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia