Obsesi Bangun Fondasi di Lantai Bursa

13 April 2018 10:31

Sepanjang 2018, enam pengembang properti setidaknya berencana melepas saham perdananya di bursa efek indonesia (bei). Selain ekspansi bisnis, ada yang memanfaatkan dana ipo nya untuk refinancing. Yang menarik, sejumlah pengamat justru menganggap ipo emiten sektor properti belum terlalu menjanjikan. Benarkah?

AGUNG SALLADIN adalah salah satu orang yang terlihat sangat sibuk belakangan ini. Selain mengurusi perusahaan, memantau beberapa proyek dan meeting dengan klien, Direktur Utama Wika Realty ini harus rela bolak balik meeting dengan para direksi untuk mengecek berbagai persiapan anak usaha BUMN PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, tersebut untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia, (BEI) yang rencananya akan dilakukan sebelum semester I 2018.

Ditemui Properti Indonesia beberapa waktu lalu, Agung terlihat memilih irit bicara terkait sejauh mana persiapan Initial Public Offering (IPO) yang akan dilakukan Wika Realty. ’’Rencana IPO saat ini masih dalam persiapan. Terkait hal tersebut, beberapa waktu lalu kita juga sudah melakukan Kick Off,” ujar Agung Salladin.

Wika Realty sendiri saat ini tercatat sebagai salah satu anak usaha BUMN yang sudah menyerahkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk bisa mencatatkan saham perdananya di BEI. Wika Realty, disebut-sebut menggunakan dokumen laporan keuangan periode Desember 2017, yang berarti akan melantai di bursa pada semester awal tahun ini. ”Kami menargetkan dana yang dapat terserap antara Rp1,5 sampai Rp2 triliun,” sebut Agung kepada media beberapa waktu lalu.

Selain Wika Realty, calon emiten dilini bisnis usaha properti yang dipastikan akan mencatatkan sahamnya melalui skema IPO pada semester I 2018 adalah PT Dafam Property Indonesia. Dafam Property merupakan perusahaan yang bergerak di bidang properti, residensial dan hotel. Sama seperti Wika Realty, perusahaan mencatatkan sahamnya menggunakan laporan keuangan Desember 2017 dan rencana melantai di bursa pada semester I 2018.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia