Optimisme Tinggi Metland Di Tengah Perlambatan.

04 December 2017 12:40

Melambatnya sektor properti tanah air beberapa tahun terakhir, tak menyurutkan PT Metropolitan Land Tbk. untuk mengembangkan beberapa proyek baru termasuk memperbesar cadangan lahan. Sejak beroperasi pada 28 Oktober 1994 silam, pengembang PT Metropolitan Land Tbk. (Metland) terus tumbuh dan berkembang.

Apalagi setelah menjadi perusahaan publik dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juni 2011 lalu, Metland semakin solid dan percaya diri untuk bersaing bersama pengembang lain di gelanggang bisnis properti Indonesia.

Metland sendiri selama ini telah memfokuskan diri pada bisnis pengembangan perumahan dan komersial. Untuk perumahan, sebut saja, Metland Menteng, Metland Tambun, Metland Transyogi, Metland Cileungsi, Metland Cibitung serta Metland Puri. Sementara untuk komersial, antara lain Horison Hotel Bekasi, Mal Metropolitan Bekasi, Waterland, @HOM Hotel-Tambun, Horison Seminyak-Bali, Metland Hotel Cirebon, dan Grand Metropolitan.
Melambatnya ekonomi global dan juga berimbas pada penurunan daya beli di sektor properti sejak tiga tahun terakhir, turut dirasakan Metland. Pada kuartal kedua 2017 lalu, Metland mengalami penurunan laba perusahaan.

Dalam acara Public Expose Marathon yang digelar di Bursa Efek Indonesia awal Agustus 2017 lalu, perseroan hanya mampu membukukan laba sebesar Rp111 miliar atau turun sebesar 14% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Penurunan ini turut diikuti oleh perolehan pendapatan usaha sebesar Rp407,5 miliar atau turun 8,4% dibanding kuartal yang sama pada tahun sebelumnya.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:

https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia