Outlook Bisnis Properti 2018. Perhotelan Mulai Bergerak Positif

07 December 2017 14:57

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Desember 2017 menurunkan outlook bisnis properti 2018, khususnya sub sektor perhotelan. Disebutkan pada semester II 2017 sektor perhotelan terus menunjukkan pergerakan yang positif dibandingkan periode yang sama pada tahun 2016.

Berdasarkan riset yang dilakukan Consultant Property Coldwell Banker, sepanjang semester II 2017, pasokan kamar hotel di kota-kota besar utama seperti Semarang, Medan, Surabaya, Makassar dan Jabodetabek mengalami peningkatan sehubungan dengan mulai beroperasinya beberapa hotel baru.

Khusus untuk wilayah Jabodetabek, pasokan kamar hotel sepanjang semester II 2017 mengalami penambahan sekitar 8.389 kamar dan menjadikan total pasokan mencapai 54.589 kamar di akhir tahun 2017. Sementara, di kota-kota besar lainnya, pasokan baru pada semester II akan berkisar antara 175 kamar sampai dengan 226 kamar.

Menurut data yang dilansir Coldwell Banker Commercial Indonesia, Hotel bintang empat menyumbang kontribusi paling banyak dalam pasokan baru di semester II 2017 atau mencapai 57,7%, yang diikuti oleh hotel bintang 3 dan 5 yang masing-masing mencapai 21,7% dan 20,7%.

Pertumbuhan yang sama juga dapat dilihat dari sisi permintaan hotel, dimana hotel bintang empat menunjukan pertumbuhan permintaan yang paling tinggi di delapan kota besar tersebut dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 12,8% per tahun selama periode 2015 sampai semester I 2017. Diantara kota dengan pertumbuhan pasokan dan permintaan tertinggi selama 3 tahun terakhir adalah Jabodetabek dan Bandung.

Untuk wilayah Jabodetabek sendiri, rata-rata tarif kamar untuk masing-masing klasifikasi bintang adalah Rp600 ribu – Rp800 ribu per malam untuk bintang 3, Rp974.500 per malam untuk bintang 4 dan Rp2.670.000 per malam untuk bintang 5.

“Meningkatnya permintaan diharapkan akan membawa dampak terhadap kenaikan tarif kamar hotel dalam dua tahun ke depan. Akan tetapi masih banyaknya pasokan baru yang akan mulai beroperasi sampai dua tahun ke depan akan meningkatkan tingkat persaingan pasar perhotelan. Sehingga berdasarkan hal tersebut, tarif sewa walaupun mengalami pergerakan positif tapi masih dalam pertumbuhan yang tidak tinggi,” ujar Tommy Bastamy, VP Strategic Advisory dari Coldwell Banker Commercial Indonesia.

Sementara itu, menurut data Colliers International, beberapa proyeksi hotel yang akan selesai digarap dalam dua tahun ke depan adalah hotel Pasar Senen, Whiz Prime Hayam Wuruk, Hotel by Graha Gatsu Lestar, Novotel Cikini, Hilton Double Tree Hotel, Aloft Jakarta Simatupang, Park Hyatt Hotel, Inter Continental Jakarta Pondok Indah Hotel & Residences, Regent, St Regis, The Langham District 8@Lot 28 SCBD, Waldorf Astoria. Hotel-hotel tersebut umumnya berada di wilayah DKI Jakarta dan wilayah CBD.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:

https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia