Penantang Baru Apartemen Premium di Koridor Simatupang

03 February 2016 09:52

Kawasan TB. Simatupang di Jakarta Selatan masih bersinar. Berbagai jenis properti terus dibangun. Terbaru adalah apartemen Arumaya yang dikembangkan PT Astra International Tbk dengan Hongkong Land, melalui PT Brahmayasa Bahtera. Proyek apartemen dengan nilai investasi sebesar Rp1 triliun ini sendiri merupakan kelanjutan dari proyek Anandamaya Residences yang sudah dibangun PT Brahmayasa Bahtera pada tahun 2014 lalu di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta.
Wibowo Muljono, Head of Residential Development PT Brahmayasa Bahtera mengatakan, kawasan TB Simatupang dipilih karena dikenal sebagai salah satu distrik bisnis utama di Jakarta.
Infrastruktur MRT yang terus dikebut pembangunanya menjadi salah satu alasan yang membuat Brahmayasa melansir proyek Arumaya saat ini.
“Dengan pembangunan infrastruktur yang sudah terlihat dan kondisi pasar membaik, ini adalah saat yang tepat untuk meluncurkan proyek,” ujar Wibowo seraya mengatakan Brahmayasa telah memperkenalkan Arumaya melalui soft launching kepada para broker properti dan penjualan akan dimulai pada akhir Februari atau awal Maret 2018.

Arumaya mengincar masyarakat kelas atas, terutama keluarga muda yang ingin menghabiskan waktu di pocket garden. “Koridor Simatupang banyak kantor multinasional dan internasional. Tapi untuk tempat tinggal, apalagi kelas menengah, sangat sedikit. Sekarang sudah mulai bermunculan. Kami ingin kapitalisasi antara pasokan dan permintaan,” tutur Wibowo.

Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, Brahmayasa membangun Arumaya dengan konsep 50% didedikasikan untuk penghijauan dari total lahan 2,6 hektare. Selain itu, untuk menyesuaikan lokasi proyek yang berada di koridor Simatupang sebagai suburb Jakarta, Arumaya memiliki fasilitas berupa taman. Selain itu, tidak semua unitnya berupa apartemen. Brahmayasa juga menyediakan 8 villa yang berada di atas tanah.

“Kami lihat kalau Jakarta Selatan adalah suburb-nya DKI Jakarta dan Arumaya di suburb. Di suburb ini taman-taman lebih banyak dibandingkan di pusat Jakarta. Tidak sedikit juga penduduk Jakarta yang menuju selatan untuk mencari kesegaran di taman-taman,” kata Wibowo.

Lebih jauh Wibowo mengatakan, ”Hal tersebut yang diangkat di Arumaya dengan komposisi ruang terbuka hijau lebih dari 50% lahan yang ada dan menambahkan sejumlah villa. Eksperimen itu yang kami ingin bawa meski agak sulit karena keterbatasan tanah. Ada 8 unit landed, tapi mendapat fasilitas apartemen bahkan akses langsung ke taman.”

Arumaya menyediakan beragan tipe apartemen, mulai dari apartemen dengan 1 kamar tidur seluas 55 m2, 2 kamar tidur seluas 80-82 m2 dan 3 kamar tidur seluas 117-119 m2 yang dipasarkan dengan harga mulai Rp2,43 miliar hingga Rp14,5 miliar. Adapun untuk villa, luasannya mulai dari 218 m2 hingga 298 m2.

Arumaya didirikan di tanah bekas lahan parkir kendaraan milik Astra Internasional. Rencananya, Arumaya memiliki 262 unit apartemen dengan 22 lantai. Wibowo mengatakan peletakan batu pertama atau ground breaking ditargetkan pada Februari 2018 dengan pembangunan hingga 4 tahun mendatang.

“Mengusung konsep hunian yang mengutamakan gaya hidup modern, dimana para penghuni akan mengalami pengalaman hidup yang sarat akan kemewahan melalui sebuah hunian. Eksklusivitas ini dimulai dari fasilitas infinity pool yang berada tepat di level teratas hunian, yakni level 22, dimana Arumaya merupakan satu- satunya hunian di TB Simatupang yang menawarkan fasilitas ini,” kata Wibowo. MPI YS