Pengembang Muda: Ghofar Rozaq, Modal Kepercayaan, Bukan Uang

09 March 2018 11:04

Ghofar Rozaq Nazila, adalah satu dari segelintir pengembang muda tanah air. Anak muda kelahiran 3 Februari 1982 ini merekam jejaknya sebagai pengembang sejak 2005. Bersama rekannya sesama alumni Universitas Indonesia (UI), membangun Relife Property Group. Kini proyeknya tersebar di Bekasi, Depok, Bogor, dan Lombok.

Kuliah di arsitektur, setelah lulus Ghofar menawarkan jasa design and build. “Kita desain dan kita bangun. Uangnya dari pemilik bangunan. Jadi, praktis modal kita nol. Modal saya kepercayaan dan komitmen,” kata ayah tiga anak ini.

Usaha design and build makin berkembang, tidak hanya menggambar dan membangun tapi juga menjualkan. “Di sini saya bersama dua teman lain. Ini cikal bakal kami jadi developer. Kami namai usaha kami Relife,” kata Ghofar mengenang.
Proyek pertamanya yang bernama Orchid Pavilion meraih respon yang baik dari masyarakat. Kesuksesan proyek pertama itu ibarat candu yang membuat anak-anak muda yang dinahkodai oleh Ghofar tidak bisa berhenti dan terus membangun proyek properti di segala penjuru negeri. Relife Property Group pun terus tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan pengembang yang disegani di gelanggang binis properti Indonesia. Portofolionya terus bertambah.

Kini, Relife Properti Group memiliki dua anak usaha yakni PT Relife Realty Indonesia (RRI) yang bergerak di bisnis pengembangan dan PT Relife Property Management (RPM) di bidang pengelolaan properti. Sampai saat ini RRI sudah membangun lebih dari 15 proyek perumahan, sementara RPM mengelola Svarga Resort di Lombok, Nusa Tenggara Barat yang juga dibangun RRI.

”Sejak tahun 2013, selain segmen residential yang menjadi fokus bisnis Relife, kami juga membidik segmen leisure & hospitality. Dengan membangun Svarga Resort diha- rapkan bisa menjadi pendapatan berkelanjutan atau recurring income,” ujar Ghofar. Dipilihnya Lombok, lanjut Ghofar, karena me- nawarkan banyak potensi dan saat ini meru- pakan momentum yang tepat dengan kon-disi pasar yang sedang tumbuh. “Jika masuk Bali, kami sudah terlambat,” imbuh Ghofar.

Menawarkan konsep yang berbeda dengan resort yang sudah ada, yakni healthy tourism resor, Svarga menekankan pada orisinalitas kekayaan alam, seni, dan budaya. “Pendek kata Svarga Resort menawarkan fasilitas akomodasi untuk industri pariwisata tanpa fitur yang menunjang gaya hidup,” ujar Ghofar.

Proyek terbaru Relife adalah Greenland Healthful Living di kawasan Bojongsari Sawangan yang merupakan hunian yang terintegrasi dengan healthy lifestyle. Sesuai dengan konsep mengedukasi hidup sehat, Greenland Healthful Living memiliki fasilitas-fasilitas penunjang demi kesehatan penghuninya.
Ikuti lebiih lanjut kisah suksesnya yang inspiratif melalui Majalah Properti Indenesia edisi maret 2018, atau melalui versi digital https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia