PT Berkarya Makmur Sejahtera Komitmen Tommy Soeharto di Segmen Rumah Murah

14 May 2019 13:55

Makmur Sejahtera akan mengembangkan rumah murah hingga 500.000 unit – 1 juta unit per tahun karena permintaan rumah murah di Indonesia masih tinggi.

Bisnis properti memang menggiurkan. Walau kini kondisinya belum bergairah, namun pemain baru terus berdatangan. Salah satunya adalah PT Berkarya Makmur Sejahtera, perusahaan milik Hutomo Mandala Putra yang merupakan putra bungsu dari mantan Presiden Republik Indonesia ke-2 Soeharto.

Sejatinya, Tommy Soeharto, begitu Hutomo Mandala Putra akrab disapa, bukanlah wajah baru di bisnis properti Indonesia. Melalui bendera lain, Tommy selama ini cukup eksis dengan mengembangkan berbagai proyek properti di tanah air. Sementara PT Berkarya Makmur Sejahtera mulai dikibarkan tahun 2018 lalu dan mengembangkan bisnis ritel grosir GORO yang berasal dari singkatan Gotong Royong.

GORO merupakan pusat grosir dan menjalin kemitraan dengan produsen. Toko ini menjual bahan pokok, alat rumah tangga, sayuran, buah-buahan dan kerajinan-kerajinan dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Kini GORO memiliki lima cabang yakni di Wonosobo, Surabaya, Bandung, Cibubur, dan Papua. Goro juga menjadi mitra 69 warung, dan lebih dari 300 komunitas di seluruh Indonesia.

Ke depannya GORO akan melebarkan sayapnya ke seluruh Indonesia. Tahun 2019, GORO bakal dibuka sekitar enam sampai delapan gerai lagi “Targetnya kami buka sampai delapan lagi di Sumatra dan Kalimantan. Kami juga mencoba buka di Depok yang padat penduduk,” ungkap Milasari Kusumo Anggraini, Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera.
Berkarya Makmur Sejahtera juga menargetkan membuka warung GORO di setiap desa.

“Ke depan setiap satu provinsi akan memiliki satu toko GORO sendiri dan setiap kecamatan satu GORO Kemitraan, serta sampai ke desa-desa GORO Chanelling. Hal ini dilakukan demi menggiatkan kembali prinsip-prinsip ekonomi kerakyatan yang dapat menjangkau masyarakat hingga level bawah,” ujar Tommy Soeharto, Komisaris Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera.

Kerjasama dengan investor Arab PT Berkarya Makmur Sejahtera baru saja mendapatkan komitmen investasi US$3 miliar -US$5 miliar atau setara dengan Rp42 triliun – Rp70 triliun dari raksasa real estate asal Dubai Uni Emirat Arab, Bin Zayed Group. Dana tersebut rencananya salah satunya akan digunakan untuk membangun rumah murah. “Rencananya kami akan mengembangkan rumah murah hingga 500.000 unit – 1 juta unit per tahun. Hal ini karena permintaan rumah seperti ini di Indonesia masih tinggi,” kata Tommy.

Menurut Tommy, rumah tersebut rencananya bakal dirancang dengan ukuran tanah seluas 60 meter persegi (m2) dan bangunan seluas 36 m2. Rumah yang menyasar kelompok menengah ke bawah ini tidak hanya akan dibangun di sekitar wilayah Jabodetabek saja, tapi juga di seluruh Indonesia. Namun, Tommy belum menyampaikan detail lokasi pembangunan. Untuk harga rumah yang akan dijual, kata Tommy, pihaknya juga belum mengumumkan angka pasti. “Yang jelas mengikuti ketentuan dari pemerintah saja nanti seperti apa,” ujar dia.