Sky House Alam Sutera Menyasar Pasar Milenial

12 February 2019 12:48

Sky House Alam Sutera akan menawarkan gaya hidup dinamis yang sangat diinginkan oleh kaum muda, namun tetap mampu memenuhi semua kebutuhan kalangan yang sudah berkeluarga.

Bersaing dengan kawasan terpadu lain di wilayah Jabodetabek, Alam Sutera hingga kini terus berbenah diri. Jika dulunya masyarakat mengenal kawasan ini sebagai pusat bisnis dan hunian terkemuka, berbeda pamornya dengan yang terjadi saat ini.

Alam Sutera telah menambah status barunya sebagai pusat pendidikan bertaraf internasional. Hal ini tak lepas dari telah berdirinya sekolah dan kampus bertaraf internasional di kawasan penyangga ini. Sebut saja diantaranya Universitas Bina Nusantara yang memiliki sekitar 16 ribu mahasiswa, Binus-ASO School of Engineering yang bekerjasama dengan Jepang, Swiss-German University, dan Universitas Bunda Mulia. Maka tak heran, bila kawasan ini merupakan tempat favorit bagi para pengembang untuk berinvestasi.

Salah satu pengembang yang saat ini memasarkan apartemen di kawasan Alam Sutera adalah PT Risland Sutera Property. Bertempat di sebelah IKEA Alam Sutera Tangerang, pengembang membangun proyek hunian apartemen bertajuk Sky House Alam Sutera. Di atas lahan seluas 2,5 hektar, rencananya akan dibangun 5 tower apartemen yang merangkum tak kurang 5000 unit. Tak hanya itu, hunian jangkung ini juga dilengkapi Commercial Area dan Garden seluas 1 Ha.

Sky House Alam Sutera baru dipasarkan dua tower yang dilakukan secara bertahap. Tower pertama yang dinamai Acacia nantinya akan merangkum lebih dari 900 unit dan tower kedua bernama Castila berkapasitas 600 unit. “Saat ini akan kami bangun 1 tower dulu sekitar 1.000 unit. Lahan apartemen ini kami akuisisi dari developer Alam Sutera. Untuk penyerahan unit diperkirakan akan dilakukan setelah rampung pembangunan 3-4 tahun lagi,” jelas Manajer Strategi Sky House, Fathan Thaher.

Selain itu, Fathan mengklaim, lokasi Sky House Alam Sutera sangat potensial dan strategis. Berada di gerbang utama dan hanya berjarak 500 meter dari pintu Tol Jakarta-Tangerang. “Selain itu, kami juga persis bersebelahan dengan IKEA, dan beragam fasilitas lain seperti Universitas Binus, Universitas Swiss-German, Mal Alam Sutera, dan Living World Mall,” tutur Fathan.

Karena lokasinya yang di kelilingi berbagai universitas, tak heran bila pengembang membidik milenial sebagai terget pasar. “Meski target utama kita merupakan kaum milenial dan menawarkan gaya hidup dinamis, namun tetap mampu memenuhi semua kebutuhan kalangan yang sudah berkeluarga,” ujarnya.

Untuk saat ini, Sky House Alam Sutera baru dipasarkan dua tower yang dilakukan secara bertahap. Tower pertama yang dinamai Acacia nantinya akan merangkum 900 unit dan tower kedua bernama Castila berkapasitas 600 unit.

Tower Acacia khusus untuk tipe unit studio dimana tahap pertama dipasarkan 450 unit dulu yang berada di zona A mulai Oktober 2018 lalu. Sedangkan Menara Castila khusus untuk unit dua kamar dan tiga kamar dimana pemasaran tahap awal baru di buka 100 unit pada 8 Desember 2018.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia