Strategi JO-JV Upaya Berbagi Profit & Membagi Resiko (3)

19 December 2017 09:59

Sementara BUMN PT Wika Realty ber-kolaborasi dengan anak usaha Kompas Gramedia (KKG) yang bergerak di bidangproperti, PT Grasera Utama untuk mengembangkan proyek apartemen di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Nilai investasi proyek tersebut berkisar Rp400 miliar. Kedua korporasi tersebut melakukan joint operasional mengembangkan dua tower apartemen di lahan seluas 6.000 m² milik Kompas Gramedia Grup. Total apartemen yang akan dibangun mencapai 500 unit.

Agung Saladin, Direktur Utama PT Wika Realty mengatakan, proyek tersebut akan mengusung nama Tamansari Swarna dan menyasar segmen menengah. Wika Realty tertarik mengembangkan apartemen itu lantaran kebutuhan hunian di kawasan tersebut masih sangat tinggi sejalan dengan meningkatnya jumlah kebutuhan perkantoran. Maklum, di koridor jalan DI Panjaitan berjejer perkantoran. Mulai dari Waskita Karya, Wijaya Karya, Perumanas, Pelni dan Brantas Abipraya.

Sedangkan harga rumah tapak di sekitar wilayah tersebut sudah mahal. Sehingga Wika Realty dan Kompas Gramedia mengembangkan proyek yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Agung menambahkan, kebanyakan unit yang akan ditawarkan dalam proyek tersebut adalah tipe satu kamar dengan luas sekitar 34 m²- 45 m². Adapun harganya harga awal Rp18 juta–Rp20 juta per m2 atau sekitar Rp600 jutaan per kamar. “Kami menargetkan pembangunan akan dimulai pada pertengahan tahun 2018,” ujar Agung.

Kerjasama operasi bukan hal yang baru bagi Wika Realty. Hampir 60% proyek yang digarap Wika Realty merupakan joint operasional. Menurut Agung, kerjasama operasi dilakukan, karena saat ini sudah tidak mudah mendapatkan lahan terutama untuk wilayah yang cukup strategis.
Pemilik lahan enggan melepaskan lahan mereka begitu saja karena masih mengharapkan potensi keuntungan lebih tinggi lagi. “Itu sebabnya kerjasama operasi
itu banyak kami lakukan,” kata Agung.

Wika Realty juga akan melakukan joint operasi mengembangkan dua tower apartemen sebanyak 300 unit di Permata Hijau di lahan seluas 4.700 m² dengan investasi sekitar Rp400 miliar. Namun, proyek ini baru akan diluncurkan pada awal tahun depan.

Di samping proyek join operasi, Wika Realty juga akan mengembangkan proyek patungan di Cakung, Jakarta Timur seluas 36 hektare. Perusahaan bekerjasama dengan satu perusahaan pemilik lahan membentuk perusahaan joint venture yang bernama PT Wijaya Karunia Realtindo dengan porsi masing-masing sebesar 50%.

Saat ini proyek ini masih dalam proses perizinan sehingga baru akan dikembangkan secara bertahap mulai tahun depan. Pengembangan proyek tersebut ditaksir akan memakan waktu 20 tahun. Agung mengatakan nilai kapitalisasi proyek 36 ha ini akan mencapai Rp25 triliun. Rencananya, proyek akan dikembangkan akan menyasar segmen menengah bawah dan mendukung program Gubernur DKI. MPI YS

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:

https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia

atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia