Aeropolis Berkonsep Mixed Use dari PT Intiland Development

02 February 2016 06:00

Di areal seluas 105 hektar, PT Intiland Development Tbk. mengembangkan proyek Aeropolis dengan konsep mixed use, terdiri dari hunian atau apartemen, kantor, hotel, dan techno park. Lokasinya dekat dengan Bandara Internasional Soekarna Hatta. ”Di sini potensinya sangan besar. Ketika bandara (Soetta) sudah dibesarkan, JORR II dan rel kereta api sudah rampung, tentu akan menarik pembeli yang lebih luas lagi,” jelas Didik Riyanto, Direktur Aeropolis.

Untuk harga apartemen, PT Intiland Development Tbk. membandrol dengan harga mulai dari Rp 183 juta sampai Rp 231 juta. Sementara untuk harga sewa sekitar Rp 2 jutaan per bulan. Ketinggian apartemen yang terletak di Jalan Marsekal Suryadarma Neglasari, Tangerang itu tidak lebih dari 8 lantai.

Konstruksi bangunan dirancang kedap suara agar bisa meredam suara pesawat yang kerap melintas. Didik menjelaskan, dinding apartemen terbuat dari beton yang cara pengerjaannya hampir sama dengan pengerjaan beton pada jembatan. Selain itu, jendelanya pun tidak menggunakan kayu atau alumunium. ”Kita gunakam UPPC, bukan kayu atau alumunium, dan atap juga kita gunakan semacam glass whole untuk redam panas dan suara, dengan begitu suara bisa disable sampai 40 persen,” ujarnya.