Tjandra Sugiharto, Founder dan Presiden Direktur PT. Pondok Tjandra Indah Selalu Menempatkan Diri Sebagai Customer

12 February 2019 12:57

Bagi Masyarakat Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya tentu tak asing dengan kawasan perumahan Pondok Tjandra Indah. Icon kawasan perumahan elit di Surabaya Timur ini dibangun Tjandra Sugiharto sejak tahun 1981 silam dan hingga kini telah mendulang sukses besar.

Ditemui di Hotel Swissbell Inn Manyar, Surabaya, Jawa Timur belum lama ini, Tjandra Sugiharto, tampak segar. Dengan balutan kemeja salur biru dan celana katun dongker, Tjandra menyapa ramah PROPERTI INDONESIA. “Terima kasih ya sudah datang jauh-jauh dari Jakarta, sambutnya sambil menjabat erat.

Pada kesempatan siang itu, Tjandra menceritakan kiprahnya selama lebih dari tiga dekade di bisnis properti. Menurutnya Pondok Tjanda Indah adalah perumahan elit pertama di Surabaya Timur yang dibangun karena sebuah kebetulan. Diakui Tjandra, awalnya di atas lahan seluas 10 ha itu, ia berencana akan membangun pabrik keramik. Namun karena terkendala perizinan ia pun lantas mengurungkan rencananya tersebut.

Meski tanpa background sebagai pengembang perumahan, mitra investor maupun perbankkan, namun hal tersebut tak membuatnya ragu. Dengan mengamati tipe dan model rumah yang ada, lantas dimodifikasi dan jadilah kawasan elit Pondok Tjandra Indah yang kini telah terbangun ribuan unit rumah di atas lahan 200 ha dan dihuni 8.000 keluarga.

“Awalnya saya kerjakan semua sendiri, mulai desain, perizinan, awasi pembangunan (kontraktor) hingga finishing termasuk marketing. Dari lahan 10 ha, pelan-pelan beli tanah di kiri dan kanan sampai sekarang ada 400 ha,” ujar founder dan Presiden Direktur PT Pondok Tjandra Indah itu.

Tjandra Sugiharto, Founder dan Presiden Direktur PT. Pondok Tjandra Indah Selalu Menempatkan Diri Sebagai Customer

Saat ini, Pondok Tjandra Indah menjadi hunian paling di incar masyarakat Surabaya dan sekitarnya karena lokasinya yang strategis yang dilengkapi dengan fasilitas komplit, mulai tempat ibadah, pertokoan, sekolah, perkantoran, sport club, security 24 jam, one gate system, dan jaringan under ground. Ke depan, akan ditambah dengan Rumah Sakit Mitra dan Sekolah PPPK Petra. Selain itu adanya akses tol Tambak Sumur dan Akses tol dari dan menuju Bandara Juanda serta memiliki akses langsung ke jalan MERR II-C menjadikan nilai investasi di semakin meningkat.

Dengan berbagai portofolio yang telah dimilikinya, pria yang telah mendedikasikan dirinya di bisnis properti ini sangat memegang teguh beberapa prinsip yang membuatnya mempu bertahan. Setiap membangun hunian, ia selalu menempatkan diri sebagai customer, sehingga ia tak mau asal dalam membangun. “Saya bangun rumah seperti untuk saya. Jadi kualitas, kenyamanan semua saya perhatikan seiolah saya yang akan tempati,” akunya.

Prinsip berikutnya ia sangat memegang komitmen dan selalu menepati janji baik pada customer, kontraktor, arsitek dan lainnya. Tjandra juga tidak akan pernah mau menjual produk properti, terutama perumahan, jika perizinan belum jelas dan dikantongi. Ia akan menolak membangun properti di atas lahan yang masih bersengketa. “Kami harus memastikan semuanya clear, bersih, dan legal,” kata Tjandra.

(Majalah Properti Indonesia (MPI) dapatkan di toko-toko buku dan agen-agen penjualan majalah dan buku di kota Anda. Versi digital MPI dapat diakses melalui:
https://ebooks.gramedia.com/id/majalah/properti-indonesia atau : https://higoapps.com/item/1399/properti-indonesia