Transformasi Kawasan Pinggiran Menjadi Kota Mandiri

07 June 2018 11:33

Kota mandiri atau township development sejatinya adalah pengembangan suatu kota yang mampu menyediakan berbagai fasilitas lengkap, sehingga para penghuninya tidak perlu ke luar kawasan untuk menunjang segala aktifitas mereka. Teori township development dan pengertiannya di tiap negara memang sangat beragam, tergantung bagaimna sejarah perkembangan kota-kota baru terwujud di sana.

Di Indonesia, umumnya mendefinisikan kota mandiri sebagai pengembangan kawasan permukiman dengan luas di atas 500 Ha. Namun, Pengamat tata kota dari Universitas Tarumanegara, Suryono Herlambang, mengatakan, bahwa ada teori yang sudah memasukkan kawasan pengembangan sebagai township dengan luas minimal 100 Ha.

Pengertian memang bisa saja beragam, namun pada intinya adalah pengelolaan perumahan dengan skala besar di mana pengembangan kawasan itu berjangka panjang. Selain itu, “Tidak hanya bahwa di situ ada perumahan, infrastruktur dan fasilitas, tapi juga bagaimana mengelola infrastruktur dan fasilitas tersebut menjadi nilai tambah kawasan,” jelas Suryono.

Melihat karakter pertumbuhannya, Suryono membagi kota-kota baru di seputaran Jakarta itu menjadi tiga. Pertama di Barat yang cenderung pada kawasan hunian dengan fasilitasnya, Timur lebih berbasis industri dan Selatan dengan ketersediaan fasilitas rekreasi dan leisure. Berikut adalah beberapa kota mandiri yang dirangkum Properti Indonesia.

Summarecon Bekasi Kota mandiri Summarecon Bekasi dikembangkan oleh PT Summarecon Agung, Tbk di atas lahan seluas 240 ha. Township ini terdiri 16 kluster perumahan dengan jumlah unit berkisar 200 hingga 300 rumah per kluster.

Masing-masing kluster berdiri di atas lahan seluas 6 – 7 ha. Selain kluster, kota mandiri ini dilengkapi juga dengan apartemen, Summarecon Mall Bekasi, trade center, office park, shopping house (ruko), modern fresh market, serta danau buatan untuk manajemen pengelolaan air.

Untuk zona Residential, terdiri dari cluster hunian modern dan thematic yang dilengkapi berbagai fasilitas, seperti club house dengan kolam renang dan sarana berkumpul. Kota mandiri ini sudah menunjukkan pertumbuhannya, yakni dengan adanya beragam kluster hunian ekslusif nan modern, fasilitas komersil dan kuliner, office dan pusat bisnis, juga semakin lengkap dengan sarana pendidikan dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Hadirnya Flyover KH Noer Ali adalah bentuk komitmen Summarecon untuk memberikan konstribusi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.